Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
23 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
17 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
3
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
20 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
4
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
19 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
5
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
16 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
17 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Mahasiswa dan Polisi Terluka dalam Unjuk Rasa di Gedung DPRD Riau, Kapolresta Pekanbaru Jadi Korban dan Dilarikan ke RS

Mahasiswa dan Polisi Terluka dalam Unjuk Rasa di Gedung DPRD Riau, Kapolresta Pekanbaru Jadi Korban dan Dilarikan ke RS
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto dengan kepala diperban dilarikan ke RS setelah terluka dalam demontsrasi ratusan mahasiswa, Jumat sore (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 20 Oktober 2017 16:45 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Jumat (20/10/2017) sore memanas, lantaran ratusan mahasiswa tidak diizinkan masuk untuk melaksanakan ibadah shalat Ashar. Mereka merangsek masuk dan terlibat aksi dorong-dorongan.

Aksi itu memanas, setelah perwakilan dewan yang mendatangi massa mengaku tidak punya wewenang untuk mengizinkan ratusan mahasiswa masuk. Berlanjut, massa pun melakukan aksi dengan mendobrak pagar besi.

Setelah cukup lama aksi dorong-dorongan terjadi, ratusan mahasiswa pun berhasil masuk beberapa meter ke dalam. Saat itu lah aparat gabungan dari kepolisian dan Satpol PP yang sudah membuat pagar betis berupaya menahan, sehingga terjadi bentrokan antara keduanya.

Beberapa mahasiswa tampak terluka di kepala, termasuk polisi. Bahkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto yang berdiri di depan aparat Sabhara turut jadi korban. Kepalanya mengucurkan darah segar, akibat terkena sesuatu benda.

Kombes Susanto pun langsung dievakuasi ke mobil ambulance dan diberi penanganan medis. Kata dia, saat itu posisinya berada di depan untuk menetralisir aparat Sabhara agar tidak melakukan aksi apa pun. Memang saat kejadian, situasi sangat kacau, di mana antara mahasiswa dan aparat terlibat dorong-dorongan.

Setelah mendapat perawatan medis, Kombes Susanto akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit, karena mengalami pusing. Perwakilan mahasiswa yang mengetahui itu mendatanginya untuk memastikan kejadian tersebut.

Sementara dari pihak mahasiswa juga tampak ada yang terluka di kepala. Mengantisipasi aksi lainnya, saat ini sudah diturunkan aparat dari Brimobda Polda Riau, dengan dipersenjatai tameng dan alat pelindung diri.

Pantauan GoRiau.com, hingga berita diturunkan, ratusan mahasiswa masih bertahan di depan pagar Gedung DPRD Provinsi Riau. Sebelumnya mereka juga sempat membakar ban. Adapun unjuk rasa itu terkait kinerja pemerintah Joko Widodo (Jokowi). Situasi juga berangsur-angsur kondusif. ***

Kategori:Peristiwa

wwwwww