Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
16 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
16 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
4
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
6 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
5
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
6
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
4 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Terkait Pemukulan Nuel, Hari Ini PEMA USU Sampaikan Sikap !

Terkait Pemukulan Nuel, Hari Ini PEMA USU Sampaikan Sikap !
Senin, 23 Oktober 2017 08:42 WIB

MEDAN-Terkait aksi penganiayaan oleh puluhan tenaga pengamanan Kampus Universitas Sumatra Utara (USU )terhadap mahasiswa Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya, Immanuel Silaban alias Nuel (26), siang ini (Senin, 23/10/2017), Pemerintah Mahasiswa (PEMA) USU akan menyampaikan sikapnya ke publik.

Sikap tersebut akan disampaikan melalui konferensi pers yang diselenggarakan di sekretariat PEMA di kawasan kampus USU di Jalan Univetsitas. Oleh Presiden PEMA Wira Putra informasi konferensi pers disampaikan melalui aplikasi Whatsapp.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, oleh puluhan satpam Nuel dianiaya di areal kampus FIB hingga membuatnya kritis dan dirawat di ruang ICU RS Columbia Asia. Selain akan membiayai perobatan Nuel hingga sembuh hingga hari ini pihak Rektorat USU belum menyatakan sikap resminya.

Sejumlah pihak menyatakan keprihatinannya atas praktik premanisme yang berlangsung di kampus ini. Salah satunya Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Sarma Hutajulu yang meminta agar Kapoldasu segera melakukan pengusutan dan Rektor USU meminta maaf.

Hal yang sama disampaikan Koordinator Daerah Relawan Jokowi Center, Arnold Lumbangaol.

"Kasus penganiayaan ini harus diusut motif apa dibaliknya. Tidak boleh hanya ditangani pihak internal USU. Kemendiknas dan Kapoldasu harus segera mengusut," katanya.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa

wwwwww