Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
Politik
12 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Hukum
12 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
DPR RI
11 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
10 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
6
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
8 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Korban Tewas dengan Kepala Pecah dan Balita 3 Tahun Kritis Ditabrak Bus Bintang Utara

Korban Tewas dengan Kepala Pecah dan Balita 3 Tahun Kritis Ditabrak Bus Bintang Utara
Senin, 08 Januari 2018 16:08 WIB

MEDAN - Peristiwa lakalantas tabrak lari antara mobil Bus Bintang Utara kontra pengendara sepeda motor di Jalan AH Nasution, Medan mengakibatkan seorang korban tewas dan balita berusia 3 tahun yang kini dalam kondisi kritis.

Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi, Senin (8/1) menyampaikan kepada wartawan, peristiwa lakalantas berujung maut tersebut terjadi ketika korban, Infantri Suhandana (34) warga Asrama Widuri No.338 Marindal tengah mengendarai sepedamotor melintasi Jalan AH Nasution Medan membonceng seorang balita diperkirakan berusia 3 tahun yang belum diketahui identitasnya

"Menurut keterangan warga di saat bersamaan melaju dengan kecepatan tinggi satu Bus Bintang Utara dari arah yang sama dan menabrak bagian belakang sepeda motor korban bersama balita yang diduga anaknya. Kedua korban seketika terjatuh dari atas sepeda motor dan terseret laju bus yang kini masih diselidiki keberadaannya," ujar Yasir, Senin (8/1).

Korban, Infantri Suhandana bahkan sempat tergilas bus tersebut hingga tewas mengenaskan di lokasi kejadian, sedangkan balita berusia tiga tahun yang diboncengnya terpental ke arah kiri ruas jalan dan mengalami luka serius di bagian kepala.

Oleh warga sekitar lokasi kejadian yang melihat peristiwa tersebut, balita tersebut kemudian dibawa ke RS Mitra Sejati Titi Kuning untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini pihak kepolisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk menyelidiki kasus lakalantas tersebut.

"Kita masih berupaya mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Bus dan pengemudinya juga masih kita selidiki identitas dan keberadaannya saat ini," pungkas Yasir.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa

wwwwww