Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
21 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
19 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
19 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
19 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
6
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ya Allah... Tega Amat, Bayi Umur 3 Hari Dibuang di Pinggir Jalan Masih Lengkap dengan Ari-arinya

Ya Allah... Tega Amat, Bayi Umur 3 Hari Dibuang di Pinggir Jalan Masih Lengkap dengan Ari-arinya
Istimewa.
Rabu, 24 Januari 2018 17:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Peribahasa 'kasih ibu sepanjang masa' mungkin tidak selalu benar, terlebih dalam kasus pembuangan bayi yang dilakukan kedua orangtua kandung.

Seperti nasib seorang bayi laki-laki yang ditemukan warga Jalan Kelurahan I RT 03/04 Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (24/1/2018) sekira pukul 05.00 WIB. 

"Ya Allah tega amat ya," ucap warga yang miris melihat bayi tersebut.

Yang bikin sedih warga, bayi itu bukan hanya ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Tapi juga ditaruh di dalam kardus bekas air mineral, bayi laki-laki berusia sekitar tiga hari itu masih lengkap dengan ari-ari dan hanya diselimuti dengan selembar kain.

Penemuan bayi malang tersebut diungkapkan Sahita Rini, selaku Satpel Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Menurutnya, bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas usai Adzan Subuh berkumandang. 

"Samar-samar, warga mendengar suara tangisan bayi di pinggir jalan. Merasa curiga, warga kemudian menghampiri dan menemukan bayi yang ditemukan dalam keadaan sehat itu tergeletak miring di dalam kardus," ujarnya. 

Terkait hal tersebut kata dia, warga kemudian melaporkan kejadian kepada pihak Kepolisian dan Kelurahan Pondok Bambu.

"Bayi ini sempat diasuh oleh warga setempat bernama Endah (34) ibu rumah tangga. Dan akhirnya diserahkan kepada pihak Puskesmas Pondok Bambu untuk dilakukan pemeriksaan," tandasnya.

"Bayi ditemukan dalam keadaan sehat dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 44 cm. Petugas kemudian memotong ari-ari dan memberikan perawatan, termasuk memberikan susu formula," ungkapnya. 

Bersamaan dengan penyelidikan Kepolisian, pihaknya kemudian akan merujuk bayi malang Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur untuk diasuh. ***


wwwwww