Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
16 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
16 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
4
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
6 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
5
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
6
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
5 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Tengku Erry Resmi Dilantik Jadi Ketua MES Sumut

Tengku Erry Resmi Dilantik Jadi Ketua MES Sumut
Selasa, 27 Februari 2018 08:48 WIB
Penulis: rel

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi dilantik menjadi Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sumatera Utara periode 2017-2022, di aula Raja Inal Siregar Lt. 2 Kantor Gubsu di Medan.

Tengku Erry bersama pengurus MES Sumut lainnya, langsung dilantik Ketua Umum MES Wimboh Santoso.

Hadir disitu, Plt Sekda Provsu Ibnu S Hutomo, Ketua MUI Sumut Prof Abdullah Syah, para pengurus MES Pusat, Kepala OJK Regional V Sumbagut, pimpinan industri jasa keuangan, akademisi, praktisi usaha dan pengurus wilayah MES Sumut.

Erry pada kesempatan itu mengharapkan tahun 2018 sebagai tahun gelombang kebangkitan ketiga gerakan ekonomi syariah  di Sumatera Utara. "Kedepan MES Sumut akan lebih menggeliat lagi kembangkan perekonomian di Sumatera Utara," tekad Erry.

Erry menyampaikan bahwa pada masa 2002 hingga 2004 merupakan gelombang pertama kebangkitan gerakan ekonomi syariah di Sumatera Utara.

Sedangkan gelombang kedua gerakan ekonomi syariah adalah ketika diselenggarakannya Syariah Fair bertempat di kampus IAIN Sumut Jalan Sutomo Medan kerjasama antara pimpinan Bank Indonesia dengan IAIN Sumut. "Acara Syariah Fair tersebut di buka Wapres Jusuf Kalla dan MES wilayah Sumut dibentuk justru di area Syariah Fair tersebut," kata Erry.

Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja wilayah MES Sumut tahun 2018 akan menghasilkan program kerja MES Sumut yang realistis. "Diharapkan program kerja MES tahun 2018 benar realistis sesuai dengan tema pelantikan mengkokohkan peran umat dalam ekonomi khususnya di Provinsi Sumatera Utara," sebut Erry.

Erry juga mengajak seluruh komponen gerakan ekonomi syariah mulai dari ulama, umara, akademisi, praktisi dan penganjur ekonomi syariah untuk bersama-sama memiliki visi yang sama dalam rangka memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat, terkhusus di Provinsi Sumatera Utara.

Sebelumnya, Ketua Umum MES Pusat Wimboh Santoso pada kesempatan itu mengatakan kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah sudah hadir di 26 provinsi, di 70 kabupaten/kota yang ada di Indonesia dan 4 perwakilan di luar negeri.

Dan kepengurusan di Provinsi Sumatera Utara yang pertama dilantik di daerahnya. "Ini pertama kali kami turun langsung melantik pengurus MES di daerah. Kami bangga ketuanya Gubernur Sumut," kata Wimboh Santoso yang juga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

Selanjutnya dia menyampaikan bahwa Masyarakat Ekonomi Syariah memprioritaskan bagaimana masyarakat syariah bisa hidup layak dan mendapatkan akses dalam berbagai kegiatan ekonomi. "Bagaimana masyarakat ekonomi syariah ini bisa mengamalkan ibadahnya sebagaimana prinsip-prinsip syariah dan prinsip ke-Islaman yang ada sehingga ke depan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang maju, berdaulat,  bersinerji, yang tentunya didukung dengan dominasi masyarakat syariah," sebutnya.

Dia juga mengatakan bahwa MES akan terus berkomitmen bersama-sama membangun masyarakat syariah dari berbagai faktor atau sudut bukan saja dari segi keduniawian. Bagaimana mensejahterakan masyarakat, pemerataan pembangunan. Bagaimana masyarakat syariah ini bisa hidup lebih layak, lebih bagus.

"Kita bukan saja membangun negara. Tetapi membangun generasi berikutnya yang berbasis syariah," tutupnya.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Pemerintahan, Ekonomi, Umum

wwwwww