Alamak! Tingkat Partisipasi Publik di Pilgubsu 2018 Bakal Jeblok

Alamak! Tingkat Partisipasi Publik di Pilgubsu 2018 Bakal Jeblok
Kamis, 14 Juni 2018 15:09 WIB
MEDAN - Tingkat partisipasi publik yang akan datang ke bilik suara (TPS) pada Pilgubsu 2018 pada 27 Juni nanti dikhawatirkan akan jeblok, tidak sesuai harapan, yakni 78%.

Hal itu berdasarkan data jumlah penonton acara debat publik calon Gubernur Sumatera Utara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut yang berlangsung dua kali, 5 Mei dan 12 Mei.

Survei Indo Barometer mengungkap bahwa penonton debat publik pertama hanya ditonton 4,3% penonton. Pada debat publik kedua merosot menjadi 2,1%. Dalam hal ini KPU dinyatakan sebagai pihak yang gagal mensosialisasikan.

"Sangat mungkin tingkat partisipasi publik di Pilgubsu mendatang akan rendah," ujar Direktur Indo Barometer Muhammad Qodary menjawab wartawan usai rilis hasil survei Pilgubsu, di Medan.

Survei digelar pada 26 Mei hingga 2 Juni lalu. Survei dilakukan dengan metode multi stage random sampling, menerapkan simulasi surat suara. Jumlah responden 800, tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumut. Sedangkan margin of error plus minus, 3,46%.

Katanya, pada Pilgubsu 2013 tingkat partisipasi publik hanya 47%. Angka tersebut dikualifikasikan sebagai buruk karena kurang dari 50%. Tidak tertutup kemungkinan jumlah itu akan terulang.

Pada debat kandidat pertama, pasangan calon Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus (DJOSS) dinyatakan unggul oleh 67,6% responden dari lawannya Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas). Eramas hanya dipilih 23,5%.

Keunggulan DJOSS berulang pada debat kedua, dipilih 64,7% responden. Sedangkan Eramas hanya 17,6%.

Dikawatirkan jumlah penonton pada debat publik calon Gubsu ronde ketiga pada 19 Juni mendatang akan kian merosot. Dalam waktu yang sama berlangsung Piala Dunia sepakbola yang bisa jadi disiarkan secara live. ***

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Politik
wwwwww