Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
17 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
18 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
19 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
20 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Milton Crosby-Boyman, Puncaki Survei Exit Poll LKPI di Pilgub Kalbar

Milton Crosby-Boyman, Puncaki Survei Exit Poll LKPI di Pilgub Kalbar
Rabu, 27 Juni 2018 12:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Milton Crosby-Boyman, masih bertengger di papan paling atas pada survei Exit Poll Lembaga Kajian Pemilu Indonesia.

"Pasangan Milton-Boyman paling berpeluang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar," ujar Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Hasil Exit Poll Pilkada Kalimantan Barat diperoleh dari data masyarkat pemilih yang diberikan pertanyaan saat hendak masuk TPS dan keluar TPS.

Saat ditanya pasangan mana yang akan dipilih sebagai calon kepala daerah Kalimantan Barat. Pasangan Milton Cosby- Boyman Harun memperoleh 41,4% suara, Sutarmidji -Ria Norsan mengantongi 20,9 %, dan Pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot 20,1 persen. Sementara yang merahasiakan pilihanya sebesar 17,6 %.

"Untuk profil pemilih, dari tingkat Pendidikan pemilih yaitu pemilih berpendidkan S1/Diploma atau lebih tinggi 7,1%, lulus SLTA sebesar 48,1%, SMP 23,3%, tamat SD atau sederajat 10,4%, dan tidak sekolah 11,1%," tandasnya.

Sementara itu, untuk profil pemilih dari suku-ras, sebanyak 37,1 % karena suku Dayak, 38,1% bersuku Melayu dan Jawa. Kemudian 10,1%, suku Madura 4,7 % suku Tionghoa serta 8,1% dan Suku Lainnya 1,9 %.

"Jika dilihat presentase dari profil latar belakang agama pemilih, sebanyak 46,1 % memeluk agama Islam, 24,1 % memeluk agama Katholik, 16,1 memeluk agam Kristen Protestan dan sebanyak 8,1 persen memeluk agama Budha dan Konghucu. Selebihnya yakni 5,6 persen tidak menyebutkan agama yang dipeluknya," tandasnya.

Adapun alasan para pemilih lebih suka mencoblos pasangan Milton Crosby -Boyman Harun, karena pasangan ini dianggap akan membawa kedamaian dan keharmonisan masyarakat, serta Mampu memajukan perekonomian di Kalimantan Barat.

"Dan Pasangan yang di usung oleh Prabowo Subianto pasti lebih nasionalis," tukasnya.

Sementara alasan pemilih yang memilih pasangan Sutarmidji -Ria Norsan beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama yang dianut oleh pemilih dengan Sutarmidji -Ria Norsan.

Jawaban yang sama datang dari pemilih yang memilih pasangan Pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot. Mereka beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama yang dianut oleh pemilih dengan Pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot.

Dalam Exit Poll kali ini, ditentukan jumlah TPS di Kalimantan Barat yang menjadi sample penelitian sebanyak 1.821 TPS dari total populasi 11.658 TPS yang berasal dari 141 kecamatan, 1.411 desa/kelurahan, dengan komposisi 2 pemilih laki-laki dan 2 pemilih perempuan disetiap TPS yang dijadikan sample penelitian.

Metode Exit Poll ini memiliki Tingkat Margin of Error -/+2,11 persen pada Tingkat kepercayaan 95 % ,Exitt Poll digelar Ketika Mulai TPS di Kalimantan Barat mulai dibuka hingga pukul 9 pagi.

"Pengumpulan data masuk /data feeding digunakan alat komunikasi handphone android oleh para surveyor yang kemudian data data hasil wawancara kepada pemilih di TPS langsung di kirim ke sentral nomor whatsapp LKPI di Jakarta," pungkasnya.***


wwwwww