Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
15 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
15 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
16 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
15 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
14 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  Riau

Harimau Masuk ke Pemukiman, Camat XIII Koto Kampar Ingatkan Warga Berhati-hati Saat ke Kebun, Jangan Sampai Seperti di Inhil

Harimau Masuk ke Pemukiman, Camat XIII Koto Kampar Ingatkan Warga Berhati-hati Saat ke Kebun, Jangan Sampai Seperti di Inhil
Harimau (ilustrasi)
Rabu, 11 Juli 2018 17:14 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Pasca diketahuinya ada harimau Sumatera yang masuk kebun yang jaraknya hanya satu kilometer dari pemukiman warga Koto Tua Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, kondisi daerah itu semakin resah. Pasalnya, hingga saat ini harimau tersebut belum juga tertangkap.

Karenanya, Camat XIII Koto Kampar Amiruddin menghimbau kepada warga yang ingin ke kebun agar berhati-hati. Dan jangan sampai terjadi seperti di Pelangiran Inhil, dimana ada dua orang yang dimangsa di raja hutan tersebut.

"Kalau bisa jangan ke kebun dulu sebelum dipastikan oleh BBKSDA keberadaan Harimau ini, apakah sudah jauh dari kebun warga kita ini," kata Camat kepada GoRiau.

Camat juga menyampaikan bahwa sebelum jejak Harimau ini ditemukan, ada informasi yang ia dapatkan bahwa warga sering melihat keberadaan si raja hutan ini yang berkeliaran di kebun yang jaraknya hanya satu kilometer dari permukiman warga Koto Tuo tersebut.

"Sebetulnya sebelum jejak ini ditemukan, ada beberapa warga bercerita kepada staf saya bahwa adanya temuan si belang ini di kebunnya," ujar Camat.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini belum memastikan keberadaan harimau tersebut meski warga sudah menambat anjing sebagai umpan.

"Belum ada kabarnya, umpan di lokasi perlintasan satwa dilindungi tersebut belum diganggu. Kalau diganggu berarti bisa dipastikan harimau tersebut sudah masuk," tutupnya. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww