Erick Tohir: Api Asian Games Disatukan di Prambanan

Erick Tohir: Api Asian Games Disatukan di Prambanan
Kamis, 12 Juli 2018 20:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pawai obor (torch relay) Asian Games 2018 yang menandai dimulainya pesta olahraga negara-negara se-Asia tersebut akan segera dilaksanakan. Rencananya, pawai akan melintasi 54 kabupaten/kota di 18 provinsi di Indonesia termasuk Sumatera Utara dengan total jarak tempuh kurang lebih 18.000 kilometer.

Pawai akan diawali dengan pengambilan api abadi Asian Games di India pada 17 Juli mendatang. Selanjutnya, api akan dibawa ke Indonesia tepatnya ke provinsi Yogyakarta pada 18 Juli. Selain api abadi dari India, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018/INASGOC juga akan melakukan pengambilan api abadi dari Mrapen Jawa Tengah. Prosesi pengambilan api abadi di Mrapen akan dilakukan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Api Asian Games akan dibawa oleh legenda bulutangkis Susi Susanti sementara api abadi Mrapen akan dibawa oleh legenda tenis peraih emas Asian Games 1978 dan 1982, Yustedjo Tarik.

Kemudian kedua api abadi tersebut akan disatukan di Candi Prambanan pada 19 Juli.
Wakil Presiden Jusuf Kalla selalu Dewan Pengarah penyelenggaraan Asian Games 2018 juga akan hadir memeriahkan prosesi penyatuan api abadi Asian Games yang berasal dari India dan Mrapen.

"Acara penyatuan api Asian Games dari India dengan api dari Mrapen akan dimeriahkan dengan konser musik," kata Ketua INASGOC, Erick Thohir.

Pawai obor Asian Games 2018 akan dimulai dari Tugu Yogyakarta. Susi Susanti dengan didampingi oleh atlet Jawa Tengah Minarsih. Mereka akan berlari sejauh 500 meter. Di 500 meter berikutnya pawai obor akan diteruskan oleh mantan-mantan atlet lainnya. Secara estafet obor akan terus bergerak menuju kota dan provinsi berikutnya. Total ada 67 titik pergantian pembawa api Asian Games 2018.

Selain Susy, ada 39 atlet nasional lainnya yang ikut berpartisipasi di pawai ini. Mereka antara lain, Christian Hadinata, Taufik Hidayat, Sigit Budiarto, Supriati Sutono, Richard Sambera, dan Yayuk Basuki. Mereka ini akan lari di kota-kota yang telah ditentukan oleh Inasgoc. Para atlet yang terpilih sebagai pembawa obor api Asian Games ini adalah legenda olahraga Indonesia yang pernah menorehkan prestasi di ajang Olimpiade dan Asian Games. 

Menariknya, untuk menunjukkan potensi pariwisata Indonesia kepada dunia obor api Asian Games ini juga akan diarak dengan menggunakan cara yang berbeda.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Ceremonies Inasgoc, Herti Purba. 

"Kami sisipkan sesuatu yang spesial dalam pawai ini. Obor api Asian Games, nantinya tidak hanya dibawa dengan berlari, tapi ada juga di Bromo yang akan dinaikan kuda dan dikawal dengan kaveleri berkuda. Api ini akan dibawa naik ke gunung Bromo. Lalu di Raja Ampat, api akan dibawa diving oleh Nadine Chandrawinata. Di Bali, Hamis Daud akan melakukan surfing dengan membawa obor ini. Serta di Palembang, obor api juga akan diterjunkan dari atas pesawat menuju Stadion Gelora Jakabaring," tukasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta
wwwwww