Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
16 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
16 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
4
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
6 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
5
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
6
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
4 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Home  /  Berita  /  Umum

Dyah: Kuliner Aceh Enak dan Enak Sekali

Dyah: Kuliner Aceh Enak dan Enak Sekali
Rabu, 08 Agustus 2018 23:36 WIB

BANDA ACEH - Istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati, mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan kuliner tradisional Aceh sehingga dikenal hingga ke luar Aceh.

Saat ini, kata Dyah, beberapa sajian kuliner sudah bisa dicicipi hingga ke Ibu Kota Jakarta. Salah satunya mie Aceh. Ia berkeinginan, nantinya berbagai macam kuliner lain juga bisa dijual hingga ke mancanegara. 

"Kuliner Aceh itu (rasanya) enak dan enak sekali. Kita akan terus mengembangkan kuliner kita (tidak hanya mie Aceh) bahkan hingga ke tingkat internasional," kata Dyah saat membuka Festival Kuliner PKA di Taman Ratu Safiatuddin, Selasa 7 Agustus 2018.

Kuliner, kata Dyah, adalah salah satu andalan kepariwisataan yang penting untuk pembangunan perekonomian daerah. Karena itu, Dyah meminta setiap daerah mengembangkan kreasi dan variasi kuliner daerah sehingga bisa menjadi salah satu produk unggulan yang layak jual. 

Sementara Kepala Dinas Pangan Aceh, Ilyas, menyebutkan festival kulihat PKA mencoba memperkenalkan keberagaman makanan khas melalui pameran saji-sajian tradisional khas tiap daerah. 

"(Di sini juga) akan diperkenalkan kembali buah khas Aceh yang mulai langka," kata Ilyas. Pengenalan buah khas Aceh dilakukan lewat kanduri boh kayee atau kanduri buah-buahaan. Sebanyak 44 jenis buah yang sebagiannya adalah buah langka dipamerkan di lokasi pameran.  ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Biro Humas Pemerintah Aceh
Kategori:Umum, Pemerintahan, Aceh

wwwwww