Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
20 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
18 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
3
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
20 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
19 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
18 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ferry: Perlu Badan Khusus untuk Rehabilitasi dan Konstruksi di Lombok dan Bali

Ferry: Perlu Badan Khusus untuk Rehabilitasi dan Konstruksi di Lombok dan Bali
Rabu, 08 Agustus 2018 14:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang , Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursidan Baldan, memberikan pandangan tentang dampak yang terjadi akibat gempa hari minggu kemarin, maka perlu dibentuk 'Badan Khusus' yang memiliki kewenangan penuh untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi Lombok dan Bali, sehingga proses penanganan kedaturatannya bisa fokus dan berlanjut dengan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

"Jika 'Badan' di Aceh dibentuk dengan UU, maka 'Badan' untuk di Lombok dan Bali bisa dimulai dengan Keppres (Keputusan Presiden), dengan demikian upaya penangan darurat, pemulihan kehidupan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi bisa berjalan dengan cepat, terstruktur dan efektif dan terkoordinasi," kata Mantan Ketua RUU Pansus Aceh di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Mantan Ketua Umum PB HMI ini menuturkan, langkah dengan membentuk semac 'Badan' ini akan memberi ketenangan dan kepastian langkah yang diambil Negara (dalam hal ini Pemerintah), sekaligus bisa mensinergikan seluruh kepedulian, bantuan, dan anggaran baik dari APBN/APBD, sumbangan masyarakat dan juga bantuan dari negara sahabat.

Mantan Politisi Golkar itu juga menambahkan, dengan pengalaman yang ada, maka 'Badan' ini berada di bawah Presiden dan (mengingat pengalaman Tsunami Aceh) dipimpin Langsung Oleh Wakil Presiden.

"Setidaknya langkah cepat dengan pembentukan Badan ini, diharapkan akan memberi Arah dan kepastian terhadap seluruh proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok dan Bali," ujarnya.

Karena hal ini kata dia, bukan sekedar pembangunan kembali secara fisik. "Tapi yang lebih utama adalah rehabilitasi kehidupan masyarakat pasca gempa di Lombok," pungkasnya.***


wwwwww