Sosialisasi 4 Pilar dengan Warga Kalbar Perantauan, Oso Ingatkan Jangan Lupa Kampung Sendiri

Sosialisasi 4 Pilar dengan Warga Kalbar Perantauan, Oso Ingatkan Jangan Lupa Kampung Sendiri
Sabtu, 15 September 2018 19:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dia mengatakan, membangun daerah itu harus dimulai dari bawah. Hal ini seperti yang sudah dilakukan Presiden Jokowi. Oso menegaskan bahwa Presiden Jokowi membangun infrastruktur di semua daerah.

Tidak hanya dipusatkan di Jakarta dan Jawa saja. Dia menyatakan tidak ada orang yang tak setuju dengan langkah presiden tersebut.

"Tidak ada orang tak setuju. Itulah hebatnya presiden, makanya jangan sekali-sekali fitnah," kata Oso.

"Dia bekerja, bekerja, bekerja untuk kita," timpalnya.

Dia mengatakan rakyat sudah cukup sabar sekian puluh tahun menanti pembangunan. Walaupun sekarang sudah ada tanda-tanda zaman bahwa pembangunan itu semakin nyata. Salah satunya di Kalbar.

"Dulu orang Indonesia berfoto di Sarawak, pulang membawa hasil fotonya bilang kami dari (foto-foto) di luar negeri. Sekarang orang Sarawak yang foto di perbatasan Kalbar," kata Oso yang juga menjabat sebagai ketua DPD RI ini.

Lebih lanjut Oso menuturkan warga Kalbar punya komitmen dan berharap pembangunan lebih baik di era gubernur, wali kota dan bupati yang sekarang ini.

"Kalbar itu sangat kekeluargaan. Orang Kalbar terbuka, tapi ingat jangan sekali-sekali mau injak kepala orang Kalbar. Kalau ada orang sudah mulai mencoba, saya ingatkan jangan coba, karena kesabaran ada batasnya," papar senator asal Kalbar itu.

Sosialisasi 4 Pilar yang dirangkai dengan saprahan bersama itu dihadiri sejumlah warga Kalbar dan tokoh penting. Antara lain mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, mantan Kepala BIN Sutiyono, Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid.

Hadir pula Gubernur Kalbar Sutarmidji, Wakil Gubernur Ria Norsan, Wali Kota Pontianak Edy Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Tjui Mie, Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak Thamrin Usman, Bupati Kubu Raya terpilih Muda Mahendrawan dan anggota DPR dapil Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie dan lainnya.***

wwwwww