Home > Berita > Umum

Ini Dia Pesan Habib Rizieq saat Prabowo Teken Pakta Integritas dengan Ijtima Ulama

Ini Dia Pesan Habib Rizieq saat Prabowo Teken Pakta Integritas dengan Ijtima Ulama
Minggu, 16 September 2018 16:14 WIB
JAKARTA - Salah satu agenda Ijtima Ulama II di Gran Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakpus, Minggu (16/9) adalah penandatanganan pakta integritas dengan paslon Prabowo-Sandi. Dalam penandatanganan tersebut, ada 15 poin yang ditawarkan oleh Ijtima Ulama II.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh bakal capres Prabowo Subianto. Sementara bakal cawapresnya, Sandiaga Uno, saat ini masih berada di Medan, Sumatera Utara, untuk melakukan safari politik. Tampak Prabowo dan Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak, meneken beberapa lembar kertas yang merupakan pakta integritas.

Penandatanganan pakta integritas disaksikan antara lain oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon dan peserta Ijtima Ulama II. Setelah meneken pakta integritas, Prabowo dan Yusuf saling berjabat tangan. Namun, setelah itu, tidak ada satu kata pun yang diucapkan keduanya. Awak media hanya diperkenankan mengambil gambar soal penandatanganan pakta integritas.

Beberapa saat kemudian, melalui sambungan telepon, Imam Besar FPI Rizieq Syihab memberikan penjelasan terkait pakta integritas tersebut. Rizieq meminta agar Prabowo Subianto menjunjung tinggi pakta integritas.

"Sebagai perjanjian kuat dan mengikat antara capres Prabowo dan Sandiaga Uno dengan tokoh ulama dan umat untuk menjaga ulama bangsa dan negara. Dan ketiga untuk mengusung langkah pemenangan bagi umat dan bangsa Indonesia," kata Rizieq melalui sambungan telepon dari Makkah, Arab Saudi, Minggu (16/9).

Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak mengatakan setidaknya ada 17 poin lebih yang tertuang dalam pakta integritas tersebut. Namun, ia belum menjelaskan apa saja poin-poin yang dimaksud itu.

"Tadi belum saya jelaskan mengenai pakta integritas jadi ada beberapa poin sekitar 15 sekian, yang nanti insyaallah setelah di tandatangani oleh paslon pasti akan disampaikan kepada media," ucapnya saat Konferensi Pers di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (16/9). ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta
wwwwww