Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
14 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
17 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
22 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
22 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  Riau

Rubuhkan Pagar, HMI Pekanbaru Berhasil 'Duduki' Gedung DPRD Riau dan Bacakan Tuntutannya

Rubuhkan Pagar, HMI Pekanbaru Berhasil Duduki Gedung DPRD Riau dan Bacakan Tuntutannya
Jum'at, 21 September 2018 18:39 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Massa aksi Himpunan Mahasiswa Riau (HMI) Pekanbaru, yang mengecam aksi represif kepolisian di Provinsi Bengkulu, berhasil merubuhkan pagar DPRD Riau dan merengsek masuk ke ruangan paripurna DPRD Riau. Sayangnya, mereka hanya mendapati ruang paripurna yang kosong dan gelap, dan hanya beberapa staf yang ditemui.

Meskipun demikian, massa kemudian duduk di ruangan paripurna dan menggelar sidang dalam keadaan ruangan yang gelap. Walaupun tidak dapat disambut oleh seorang anggota dewan, massa kemudian menyerahkan surat pernyataan aksinya.

Pernyataan aksi tersebut terdiri dari 6 poin, yang diantaranya mengutuk keras tindakan aparat kepolisian yang menggunakan kekerasan dalam menangani aksi demonstrasi HMI di Bengkulu. Untuk itu, aparat kepolisian harus bertanggung jawab atas korban di pihak HMI.

Selain itu, menuntut kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas anggotanya yang menjadi pelaku kekerasan tersebut. Sedangkan rekan - rekan HMI yang saat ini diamankan oleh pihak kepolisian Bengkulu segera dibebaskan.

Selanjutnya, massa juga menuntut permintaan maaf pihak kepolisian atas tindakan anggotanya, serta berjanji tidak akan mengulangi hal itu secara terbuka kepada masyarakat. Penyesalan pihak kepolisian seharusnya ditandai dengan melakukan pemecatan Kapolda Bengkulu.

Usai membacakan dan menyampaikan pernyataan aksinya di Gedung DPRD Riau, massa kemudian bertolak ke Polda Riau untuk menyampaikan aspirasinya. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww