Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
6 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
2
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
7 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
3
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
5 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
4
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
6 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
5
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Umum
8 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
6
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Politik
7 jam yang lalu
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wiranto Klaim Ada 18 Negara Termasuk Arab dan Qatar Siap Bantu Korban Gempa Palu dan Donggala

Wiranto Klaim Ada 18 Negara Termasuk Arab dan Qatar Siap Bantu Korban Gempa Palu dan Donggala
Selasa, 02 Oktober 2018 08:59 WIB
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Tom Lembong menyatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberikan izin kepada pihaknya untuk mengkoordinasi bantuan internasional untuk korban bencana gempadan tsunami Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, sudah ada 18 negara yang akan membantu Indonesia.

"Sudah banyak negara yang menawarkan. Saya catat ada 18 negara yang menawarkan bantuan untuk membantu penanganan bencana di Palu," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (1/9/2018).

Negara yang menawarkan bantuan untuk korban gempa Palu dan Donggala itu, antara lain, Amerika Serikat, Prancis, Ceko, Swiss, Norwegia, Hunggaria. Kemudian ada Turki, Uni Eropa, Australia.

"Korea Selatan, Arab Saudi, Qatar, New Zealand (Selandia Baru), Singapura, Thailand, Jepang, India dan Cina. 18 negara sudah menawarkan bantuan," ungkap Wiranto.

Menurut dia, dari Persatuan Bangsa-Bangsa (United Nations Development Programme atau UNDP), kemudian ASEAN, serta organisasi internasional juga sudah menawari bantuan.

Wiranto juga mengatakan, bantuan ini datang karena hubungan baik yang dibangun oleh Presiden Jokowi saat berkunjungan ke berbagai negara. Indonesia pun sering membantu negara lain disaat kesulitan.

"Misalnya Indonesia memberikan bantuan, musibah yang terjadi di Bangladesh, pengungsi Rohingya. Kemudian gempa bumi di Nepal, kita memberikan sumbangan. Kemudian di Somalia saat kekeringan. Kemudian di PNG (Papua Nugini) kita juga memberikan bantuan. Artinya bantu membantu adalah tradisi internasional yang perlu kita apresiasi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:liputan6.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah

wwwwww