Polisi Selidiki Penyebab Kematian Anggota Satgas Anti Teror di TPU Depok

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Anggota Satgas Anti Teror di TPU Depok
Anggota Satgas Anti Teror tewas. (dok. Jawapos)
Senin, 31 Desember 2018 23:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Seorang polisi Bripka Matheus ditemukan tewas di TPU Mutiara, Pancoranmas, Depok. Penyebab kematian anggota Polresta Depok itu masih diselidiki.

"Belum tahu penyebabnya apa, masih diselidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dilansir GoNews.co dari detik.com, Senin (31/12/2018).

Argo menambahkan, pihaknya masih menyelidiki kematian korban. Sejumlah saksi diperiksa intensif untuk mencari titik terang penyebab kematian korban.

"Korban dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi," imbuhnya.

Korban sebelumya dinyatakan meninggal dunia di RS Bhakti Yudha. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya saat dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Yuda, Senin (31/12/2018) malam.

"Iya benar, korban saat ini akan dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi," ujar salah satu anggota Polsek Pancoran Mas Depok.

Dari informasi sementara yang didapat GoNews.co, Anggota tersebut ditemukan oleh masyarakat di TPU Mutiara Pancoran Mas.

Masyarakat sekitar kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Akhirnya masyarakat bersama anggota Polsek Panmas membawa Anggota yang terluka tersebut ke RS Bhakti Yuda.

Berdasarkan laporan sementara, korban yang diketahui bernama Bripka Matheus Anggota Polresta Depok yang di BKO-kan ke Satgas Antiteror Polda Metrojaya.

Sementara itu, Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiharto SIK saat dikonfirmasi GoNews.co menjelaskan, hingga saat ini belum diketahui motif serta krologisnya.

"Belum diketahui, tim masih olah TKP," jawabnya singkat.

Didik menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Miat, Ketua RT.01/13 Kelurahan Pancoran Mas.

"Pak Miat ini yang melaporkan adanya penemuan korban di lokasi dekat makam Mutiara RT.01/13 Kelurahan Pancoran Mas. Setelah saya mendatangi TKP dan membuka Cebongan yang dipakai, seperti wajah Bripka Matheus kemudian setelah dibuka dompetnya benar bahwa korban adalah Bripka Matheus," pungkasnya.***

Sumber:detik.com dan GoNews.co
Kategori:DKI Jakarta, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww