Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
5 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
3
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
4
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
12 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
5
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
8 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
6
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
Home  /  Berita  /  Riau

Tarif Angkutan Udara Jadi Penyebab Inflasi Tertinggi di Riau

Tarif Angkutan Udara Jadi Penyebab Inflasi Tertinggi di Riau
Ilustrasi. (int)
Rabu, 02 Januari 2019 18:43 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat tarif angkutan udara menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Riau pada Desember 2018.

"Secara umum inflasi di Riau sebesar 0,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,69 pada periode Desember 2018, ini dipengaruhi oleh tarif angkutan udara, komoditas bawang merah dan daging ayam ras," kata Kepala BPS Riau, Aden Gultom kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Rabu (2/1/2019).

Yang mana, lanjut Aden, tarif angkutan udara masuk dalam kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan. Kelompok ini pada bulan Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,56 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 127,78 pada November 2018 menjadi 128,50 pada Desember 2018.

Dari empat subkelompok dalam kelompok ini, dua subkelompok mengalami inflasi, yakni subkelompok transpor sebesar 0,93 persen, dan subkelompok sarana dan penunjang transpor sebesar 0,01 persen. Sedangkan dua subkelompok lainnya relatif stabil.

Pada Desember 2018, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan memberikan sumbangan andil inflasi sebesar 0,09 persen, dengan komoditas penyumbang inflasi antara lain tarif  angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen, dan sebagainya.

"Kita maklum kalau bulan Desember itu tiket susah didapat dan menjadi penyebab inflasi. Apalagi kalau harga tiket naik. Saya sendiri susah cari harga tiket di bawah sejuta selama Desember ini," tuturnya. ***

wwwwww