Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
Politik
7 jam yang lalu
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
2
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
Politik
8 jam yang lalu
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
3
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
21 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
4
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
19 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
5
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
19 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Umum
10 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Home  /  Berita  /  Riau

Tarif Angkutan Udara Jadi Penyebab Inflasi Tertinggi di Riau

Tarif Angkutan Udara Jadi Penyebab Inflasi Tertinggi di Riau
Ilustrasi. (int)
Rabu, 02 Januari 2019 18:43 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat tarif angkutan udara menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Riau pada Desember 2018.

"Secara umum inflasi di Riau sebesar 0,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,69 pada periode Desember 2018, ini dipengaruhi oleh tarif angkutan udara, komoditas bawang merah dan daging ayam ras," kata Kepala BPS Riau, Aden Gultom kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Rabu (2/1/2019).

Yang mana, lanjut Aden, tarif angkutan udara masuk dalam kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan. Kelompok ini pada bulan Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,56 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 127,78 pada November 2018 menjadi 128,50 pada Desember 2018.

Dari empat subkelompok dalam kelompok ini, dua subkelompok mengalami inflasi, yakni subkelompok transpor sebesar 0,93 persen, dan subkelompok sarana dan penunjang transpor sebesar 0,01 persen. Sedangkan dua subkelompok lainnya relatif stabil.

Pada Desember 2018, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan memberikan sumbangan andil inflasi sebesar 0,09 persen, dengan komoditas penyumbang inflasi antara lain tarif  angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen, dan sebagainya.

"Kita maklum kalau bulan Desember itu tiket susah didapat dan menjadi penyebab inflasi. Apalagi kalau harga tiket naik. Saya sendiri susah cari harga tiket di bawah sejuta selama Desember ini," tuturnya. ***


wwwwww