Meski Api Telah Padam di Tanah Putih, Polisi Tetap Setia di Lokasi Mengantisipasi Kebakaran Susulan

Meski Api Telah Padam di Tanah Putih, Polisi Tetap Setia di Lokasi Mengantisipasi Kebakaran Susulan
Minggu, 06 Januari 2019 16:40 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Guyuran hujan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Sebelumnya polisi kesulitan karena sumber air jauh dan lokasi masuk ke hutan.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya dalam beberapa hari ini sudah mencapai 30 hektar lahan. Akhirnya petugas gabungan TNI Polri dan BPBD dibantu hujan dalam memadamkan kebakaran itu.

"Alhamdulillah sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi lokasi yang terbakar kena hujan. Tapi kita belum bisa mengatakan api sudah padam total, karena tanahnya gambut," ujar Sigit Minggu (6/1/2019).

Sigit mejelaskan, tim TNI Polri, Manggala Agni dan BPBD masih siaga di lahan terbakar tepatnya di Jalan Putri Ayu, Dusun Rokan Jaya, Kepenghuluan Mumugo, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir.

"Menurut keterangan saksi, lahan yang terbakar itu milik warga bernama Simajuntak. Jenis lahannya gambut kering yang ditumbuhi semak belukar," kata Sigit.

Lahan gambut tersebut meski tampak padam di atas permukaan tanah, namun kedalaman tanah berpotensi munculnya api kembali. Sehingga tim pemadam belum bisa meninggalkan lokasi.

Awalnya, kata Sigit, petugas mengalami kendala yang cukup sulit saat proses pemadaman. Sebab, cuaca yang terik ditambah lagi dengan angin yang kencang membuat api susah dipadamkan.

"Pemadaman api di hutan terbakar itu dipimpin Kapolsek Tanah Putih Kompol L Simatupang dan Kasat Reserse Narkoba AKP Herman Pelani serta ada juga sekitar 55 anggota gabungan yang memadamkan api," kata Sigit.

Alat yang digunakan petugas berupa 2 unit mesin pompa air, dan sepeda motor. Sigit menyebutkan, untuk mencapai ke lokasi yang terbakar sekitar 1 jam dengan kendaraan sepeda motor.

"Mobil tidak bisa ke lokasi, apalagi ke titik apinya, petugas harus berjalan kaki agar bisa memadamkan secara optimal," katanya. (gs1)

Kategori:Peristiwa, Riau, Umum

wwwwww