Masih Ada Masyarakat Kuansing yang Tak Paham Aturan Pileg, KPU Diminta Gencar Sosialisasi

Masih Ada Masyarakat Kuansing yang Tak Paham Aturan Pileg, KPU Diminta Gencar Sosialisasi
Anggota DPRD Kuansing Sarjan M
Senin, 07 Januari 2019 11:26 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Tiga bulan jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, ternyata masih ada masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), Riau yang tak paham aturan. Terutama dalam pemilihan legislatif.

"Sebagian masyarakat beranggapan bahwa sistem pemilihan anggota dewan berdasarkan nomor urut. Dimana, nomor urut 1 yang akan duduk, walaupun tidak mendapat suara terbanyak. Begitu yang saya tangkap dari masyarakat," ujar Sarjan M, Anggota DPRD Kuansing kepada GoRiau.com, Senin (7/1/2019) di Telukkuantan.

Tidak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan bentuk dan model surat suara pada Pileg yang akan digelar pada April mendatang.

"Ada juga yang bertanya, di surat suara ada foto Caleg tak? Kan sangat tidak mengerti masyarakat," ujar Sarjan.

Karena masih tingginya tingkat kebingungan di tengah masyarakat, Sarjan meminta KPU Kuansing lebih gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Apalagi, Pemilu dilakukan secara serentak.

"Untuk Pileg, kan sistemnya suara terbanyak. Artinya, semua Caleg punya peluang yang sama untuk duduk. Bukan nomor urut," ujar Sarjan.

Secara terpisah, Komisioner KPU Kuansing yang membidangi sosialisasi, Wigati Iswandhiari menyatakan bahwa KPU intens melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat. ***

Kategori:Politik, Riau, Umum

GoNews Kejari Kuansing akan Dampingi KPU Jika Digugat
GoNews Pakar: Yang Lebih Deg-degan Nunggu Hasil Putusan MK Itu Ya KPU, Bukan Prabowo Atau Jokowi
GoNews KPU Kesulitan Hadirkan Saksi Alasan Tiket Mahal, Praktisi: Angkutan Banyak, Lewat Virtual Juga Bisa
GoNews Tak Berlaku BPJS Mandiri di RS Swasta, Plt Kadiskes Kampar urus BPJS Guru Ngaji yang Terserang Tumor Usus Ganas ke Program Integritas
GoNews Buset..., Pergi Plesiran ke Padalarang, Papa Setnov Kecoh Petugas Lapas Sukamiskin
GoNews Waduh, LPSK Tolak Lindungi Saksi dan Ahli Tim Prabowo-Sandi di Sidang MK, Kenapa?
GoNews 30 Orang Siap Bersaksi Kecurangan Pilpres Asal Keselamatannya Dijamin
GoNews Tolak Ajakan Senior untuk KLB, Demokrat DKI: Kami Tetap Patuh dengan AD/ART
GoNews Proses Sidang Ajang Pembuktian Hakim MK yang Hanya Takut Allah
GoNews Pasca Bencana Didatangi Anies, Gubernur Sulteng Ngaku Dibantu Pemprov DKI Rp60 Miliar
GoNews KPU Sulit Cari Tiket Pesawat, BPN: Mungkin Mereka Kelabakan Karena di Luar Skenario
GoNews Sidang MK Sepi Pendemo, Bukti Pendukung Prabowo Percaya Kepada Pemimpin
GoNews KPU Alasan Susah Dapat Tiket Pesawat, Netizen Anggap Arief Budiman sedang Melawak
GoNews Gugatan Prabowo-Sandi Cerminan Suara Rakyat, PKS: Semoga MK Menangkap Aspirasi Itu
GoNews Arief Budiman Tak Hadirkan Saksi Alasan Harga Tiket Mahal, Fahri Hamzah: Kredibilitas KPU Hancur di Sidang MK
GoNews Fahri Hamzah Geleng-geleng Saat KPU Minta Perbaikan Jawaban Gugatan Pilpres Diundur
GoNews Bantu Guru Ngaji di Kampar yang Terserang Tumor Usus Ganas, Yuk Salurkan Lewat Dompet Peduli GoNews.co
GoNews Sandiaga Uno Puji Ketua MK Anwar Usman: Pernyataannya Getarkan Hati Kita
wwwwww