Home > Berita > Hukum

Diduga Rugikan Negara Rp2,5 Miliar, 5 Terduga Korupsi Drainase Paket A Pekanbaru Diserahkan ke Pengadilan

Diduga Rugikan Negara Rp2,5 Miliar, 5 Terduga Korupsi Drainase Paket A Pekanbaru Diserahkan ke Pengadilan
Selasa, 08 Januari 2019 15:36 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menerima limpahan perkara dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru terkait korupsi pembangunan drainase paket A Jalan Soekarno Hatta untuk disidangkan.

Adapun lima terdakwa yang akan memasuki agenda persidangan tersebut adalah Sabar Jasman, Direktur Utama PT Sabar Jaya Karyatama Ichwan Sunardi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Iwa Setiadi, konsultan Pengawas CV Siak Pratama Enginering Consultan, Windra Saputra, selaku ketua Pokja, dan Rio Amdi Parsaulian selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Proyek ini diduga merugikan negara sebesar Rp2.523.979.195.

"Perdana di tahun ini, kita terima berkas perkara korupsi drainase dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru," sebut Panmud Tipikor PN Pekanbaru, Deni Sembiring kepada GoRiau, Selasa (8/1/2019) siang

"Kendati majelis hakimnya belum ditetapkan, perkara ini dijadwalkan persidangannya pada pekan depan," sambung Deni

Berdasarkan dakwaan Jaksa Drainase Paket A yang dibangun dari simpang Jalan Riau - Simpang SKA Pekanbaru dianggarkan dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Riau.

Proyek dengan nilai pagu paket Rp14.314.000.000, dikerjakan oleh PT Sabarjaya Karyatama dengan nilai penawaran yang diajukan sebesar Rp11.450.609.000. 

Dalam pelaksanaannya, terjadi penyimpangan dalam pembangunan drainase tersebut. Dimana pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak, padahal dana sudah dicairkan 100 persen

Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau ditemukan kerugian miliaran rupiah sebesar Rp2.523.979.195. 

"Atas perbuatannya, kelima terdakwa dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang (UU) Tahun 1999 Psebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," tutup Deni. ***

Kategori:Hukum, Riau

GoNews Kejati Riau Mulai Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Drainase Paket B Jalan Soekarno Hatta Pekabaru
GoNews Dugaan Korupsi Proyek Drainase Jalan Arengka I, Dirut PT SJK Akhirnya Dieksekusi Kejari Pekanbaru
GoNews Tak Berlaku BPJS Mandiri di RS Swasta, Plt Kadiskes Kampar urus BPJS Guru Ngaji yang Terserang Tumor Usus Ganas ke Program Integritas
GoNews Buset..., Pergi Plesiran ke Padalarang, Papa Setnov Kecoh Petugas Lapas Sukamiskin
GoNews KPU Alasan Susah Dapat Tiket Pesawat, Netizen Anggap Arief Budiman sedang Melawak
GoNews Amankan Musyawarah Kasus Pengeroyokan, Dua Polisi di Bengkulu Malah Dibacok Warga
GoNews Bantu Guru Ngaji di Kampar yang Terserang Tumor Usus Ganas, Yuk Salurkan Lewat Dompet Peduli GoNews.co
GoNews Hakim Dituding Ambil Keputusan Sendiri, BW: Yusril Tak Bisa Counter Argumen Kami
GoNews Para Senior Demokrat Wacanakan KLB, Kader se-Riau Tegas Menolak
GoNews Bersama Kota Pekanbaru, 187 Calon Jamaah Haji Dumai Masuk Kloter 5
GoNews Berlakukan Sistem Online pada PPDB, Disdik Kota Pekanbaru: Pendaftaran Tetap di Sekolah
GoNews Idap Penyakit Tumor Usus Ganas dan Keluarkan Nanah dari Perut, Guru Ngaji dan Imam Masjid di Kampar Butuh Uluran Tangan
GoNews Kapolri Tito Mengaku Tak Nyaman Tangani Kasus Purnawirawan TNI
GoNews Mengaku Ditanami Benih Anggota Dewan Hingga Hamil 6 Bulan, Postingan Wanita Asal Medan Ini Mendadak Viral
GoNews Pemkab Kampar Tandatangani MoU dengan BBKSDA Riau Sebagai Tindak Lanjut Pengembangan Wisata Alam
GoNews Rata-rata Usia Diatas 60 Tahun, Dinas Kesehatan: 76,9 Persen Calon Jamaah Haji asal Riau Beresiko Tinggi
GoNews Lengkapi Syaratnya, Anak Petani Sawit Bisa Raih Beasiswa di Sejumlah Perguruan Tinggi
GoNews Berikut Ini Sikap Resmi Partai Demokrat Rokan Hulu Terkait Pilkada 2020 di Riau
wwwwww