Home > Berita > Hukum

Belum Lengkap, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Perusakan Atribut Demokrat ke Polisi

Belum Lengkap, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Perusakan Atribut Demokrat ke Polisi
Rabu, 09 Januari 2019 16:43 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Perkara tersangka perusak atribut Partai Demokrat dinyatakan belum lengkap sehingga jaksa mengembalikannya ke penyidik polisi. Kejaksaan Negeri Pekanbaru memberikan beberapa petunjuk agar dilengkapi polisi.

"Berkasnya ini P19 yang pertama. Kita kembalikan ke penyidik,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Ahmad Fuadi Rabu, (9/1/2019).

Perusakan bendera dan baliho selamat datang saat kunjungan kerja Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ke Riau ke penyidik Polresta Pekanbaru. Berkas, tersangka inisial HS (22) dikembalikan ke penyidik Polresta Pekanbaru pada pekan lalu.

Selanjutnya, kejaksaan memberikan waktu 14 hari kepada penyidik untuk melengkapi berkas perkara tersebut.

Fuadi tak menjelaskan petunjuk apa yang diberikan kepada polisi. Sebab, Fuadi mengatakan petunjuk jaksa sudah masuk dalam teknis penyidikan dan tidak untuk dipublikasikan. "Itu sudah teknis ya,” katanya.

Selain mengembalikan berkas perkara perusakan atribut Partai Demokrat, jaksa juga Fuad juga mengembalikan berkas tersangka perusakan atribut Partai PDI Perjuangan.

Namun, berkas tersangka perusakan atribut PDI Perjuangan dengan dua tersangka KS dan MW telah dilengkapi polisi dan dikirim kembali ke jaksa.

"Yang perusakan PDI-P sudah diserahkan ke Kejari Pekanbaru lagi. Kalau yang Demokrat belum," jelasnya.

Sebelumnya, HS ditetapkan sebagai tersangka tunggal kasus perusakan ribuan atribut Partai Demokrat saat kunjungan SBY ke Kota Pekanbaru, 15 Desember 2018 lalu.

Pemuda lulusan perguruan tinggi negeri itu saat ini masih ditahan di Mapolresta Pekanbaru. Awalnya dia diamankan simpatisan Partai Demokrat saat tertangkap tangan merusak atribut lalu diserahkan ke polisi.

Hs melakukan perusakan atribut partai berlambang Mercy yang terpasang di sepanjang Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru. Saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono yang berada di Pekanbaru langsung turun ke lokasi. Keberadaan SBY bertepatan dengan kunjunga Presiden Joko Widodo.

Selain kasus itu, Polresta Pekanbaru juga menetapkan dua tersangka perusakan atribut partai lainnya. Dalam perkara ini kedua tersangka berinisial Ks dan MW ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara perusakan atribut partai PDIP di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Ketiga tersangka dari dua perkara ini, seluruhnya ditangani Polresta Pekanbaru dan dilakukan penahanan karena ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP Jo 406 tentang pengrusakan. (gs1)

Kategori:Hukum, Riau

GoNews Apapun Cara Lawan Hancurkan Partai Demokrat Riau, Sayed: Kami Tetap Eksis, Bahkan Semakin Dikenal
GoNews Setelah Perusakan Atribut di Pekanbaru, Kini Giliran Bendera Demokrat Dibakar OTK di Dumai
GoNews Ternyata dari 3 Pelaku Perusakan Atribut yang Ditahan, 2 yang Merusak Atribut PDIP Pada Hari Minggu, Ini Penjelasan Kapolda Riau
GoNews Soal Perusakan Atribut Demokrat, Kapolda Riau: Jadikan Itu yang Terakhir, Jangan Ada Lagi, Polri akan Ambil Tindakan Tegas
GoNews Polisi Tangkap dan Tahan 3 Pelaku Perusak Atribut Partai di Pekanbaru
GoNews Datang ke Pekanbaru, AHY: Saya Ingin Investigasi Insiden Perusakan Bendera Demokrat
GoNews Bantah Lakukan Perusakan Atribut Demokrat, PDIP: Kami Selalu Diingatkan untuk Tidak Terapkan Politik Brutal
GoNews Ada yang Ingin Melaporkannya ke Polda Riau, SBY Tak Gentar
GoNews Hadir di CFD, SBY dan AHY Disambut Hangat Warga Pekanbaru
GoNews Kunjungi Desa Flamboyan Tapung Kampar, SBY: Saya Rindu Masyarakat Riau
GoNews Makan Nasi Uduk di Pasar Minggu, SBY Buat Bangga Masyarakat Tapung Kampar
GoNews Diperintahkan SBY Turunkan Semua Bendera dan Baleho, DPC Demokrat Pekanbaru Kerahkan Seluruh Kader Bersihkan Atribut
GoNews Terduga Perusak Atribut Demokrat di Pekanbaru Diperiksa Polisi
GoNews Perusak Bendera dan Baleho Demokrat Diperkirakan Berjumlah 35 Orang
GoNews SBY Sebut Sudah Dapat Bukti untuk Melaporkan Perusakan Bendera dan Baliho Demokrat di Pekanbaru
GoNews Perintahkan Kader Turunkan Bendera dan Baleho, SBY: Ke Gubernur Saya Juga Sampaikan Prioritaskan Pak Jokowi Dulu
GoNews Perusakan Bendera dan Baleho Demokrat, SBY: Saya Bukan Capres yang Berkompetisi dengan Jokowi, Ini Bukan Dilakukan Orang Riau
GoNews Soal Perusakan Bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, SBY: Pemimpin Harus Menghormati Pemimpin yang Lain
wwwwww