Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
21 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
20 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

HPN 2019, FJ-PM Ziarah ke Makam Tokoh Pers Pendiri Harian 'Medan Prijaji'

HPN 2019, FJ-PM Ziarah ke Makam Tokoh Pers Pendiri Harian Medan Prijaji
Ziarah sejumlah insan pers di Hari Pers Nasional. (GoNews.co)
Sabtu, 09 Februari 2019 22:32 WIB
Penulis: Irwan Marsaoli
HALMAHERASELATAN - Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2019 hari ini, juga turut diperingati Forum Jurnalis dan Pemerhati Media (FJ-PM) di Kabupaten Halmahera Selatan dan Generasi Muda Sultan Bacan (Gema Suba).

Para jurnalis ini mengisi kegiatan HPN dengan melakukan ziarah ke makam salah satu tokoh pers nasional, Boki Fatma Binti Muhammad Usman Sadik yang diberi gelar Princes Kasiruta.

Ziarah dan pembacaan do'a di makam Princes Kasiruta ini dipimpin Ustaz Ikhwan, Selasa (9/2/2019), sore tadi.

Acara ini juga dihadiri Koordinator FJ-PM Irwan Marsaoly bersama sejumlah wartawan dan ketua Gema Suba M. Husni Muslim serta pengurus Gema Suba di Areal pekuburan Arab bukit Borero Desa Amasing Bacan, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Irwan Marsaoly mengatakan, ziarah ke makam anak dari Sultan Bacan Muhammad Usman Sadik ini, dilakukan untuk memgenang jasa Almarhumah atas pengabdiannya terhadap dunia Pers di zaman Hindia belanda.

"Momentum Hari Pers Nasional ini, kami bersama gemasuba melakukan ziarah ke makam Boki Fatma untuk mengenang jasa jurnalis Boki Fatma terhadap dunia pers," jelasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Boki Fatma sangat membanggakan. Karena putri Sultan Bacan ini ikut berjuang melawan penjajah bersama suaminya RM Tirto Adhi Soerjo yang merupakan tokoh Pers Nasional melalui media massa di zaman Hindia Belanda.

Sementara itu, ketua Gema Suba, M Husni Muslim menjelaskan, Boki Fatma binti Sultan Muhammad Usman Sadik adalah salah satu tokoh Pers yang ikut membantu suaminya menerbitkan koran 'Medan Prijaji' di tanah Jawa pada 5 Oktober 1910.

Koran Harian ini mendapat sambutan baik dari pembacanya saat itu dan mampu bersaing dengan koran terbitan milik Belanda.

"Namun, Medan Prijaji tak hidup terlalu lama. Surat kabar yang mengedepankan kepentingan pribumi itu terbit terakhir pada 3 Januari 1912 dan pada 23 Agustus 1912. Medan Prijaji pun ditutup oleh pemerintah kolonial lantaran isi surat kabar itu selalu berseberangan dengan pemerintah kolonial saat itu," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Umum, Pemerintahan, DKI Jakarta, Maluku Utara

wwwwww