Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
DPR RI
23 jam yang lalu
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
2
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
3
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
DPR RI
22 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
4
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
DPR RI
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
5
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
6
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Filosofi Telapak Kaki, Jadikan Parepare sebagai Kota Tujuan Wisata di Sulsel

Filosofi Telapak Kaki, Jadikan Parepare sebagai Kota Tujuan Wisata di Sulsel
Ketua Dekranasda Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, saat memberikan sambutan. (GoNews.co)
Sabtu, 02 Maret 2019 20:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PAREPARE - Ketua Dekranasda Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan mengatakan, Kota Parepare dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sudah banyak berubah.

Perubahan bukan hanya dalam membangun fisik, namun juga pembangunan sumber daya manusianya.

Untuk pembangunan fisik sendiri kata Erna, Parepare sudah jauh berubah dan bahkan sudah memiliki banyak destinasi wisata.

"Jadi kalau dahulu kota ini terkenal dengan kota persinggahan saja, tapi saat ini justeru Parepare menjadi tempat atau kota favorit untuk berwisata bagi keluarga," ujarnya, dalam pembukaan "Sulawesi Parepare Islamic Fashion Week" di Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun.

Terlebih lagi kata Erna, Kota Parepare berusaha mengubah Image sebagai kota persinggahan menjadi kota tujuan wisata, dengan filosofi telapak kaki.

Pembangunan telapak kaki kata Erna, bermakna banyaknya telapak kaki di Kota Parepare. "Semakin banyak orang yang berkunjung ke Parepare, tentu roda perekonomian di Kota Parepare akan ikut bergerak," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pembangunan telapak kaki ini digerakkan melalui pembangunan secara multi sektor, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, infrastruktur, lingkungan hingga sosial budaya.

Melalui pembangunan telapak kaki katanya, Parepare dapat hadir sebagai kota magnet yang selalu dirindukan pengunjung.

Teori telapak kaki ini telah dihadirkan melalui pembangunan sejumlah aset wisata seperti berdirinya monumen cinta sejati Habibie Ainun yang sekarang menjadi ikon Kota Parepare serta Tonrangeng River Side yang menjadi pionir wahana medical tourism dan kini tengah menjadi sasaran empuk selfie para pengunjung.

Tak hanya itu, di Kota Parepare juga telah hadir objek wisata lima dimensi di Kawasan Sungai Karajae dimana pengunjung disajikan 5 destinasi dengan harga tiket yang sangat terjangkau.

Pembangunan teori telapak kaki, pada akhirnya menurut ariyadi diharapkan akan menjadikan Parepare bukan lagi sekadar kota transit tetapi menjadi kota tujuan.

Dan sebagai Ketua Dekranasda, dirinya kini juga tengah mengembangkan serta memtivasi para pengrajin, khususnya dibidang fashion dan handy craft."Dan melalui Sulawesi Parepare Islamic Fashion Week" saya berharap, semakin banyak perajin dan desainer di Sulawesi Selatan yang berkiprah serta membangun kota kita sendiri,"***


wwwwww