Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Persiapan Mendekati Final, MPR Siap Gelar Sidang Tahunan MPR 2020
Politik
24 jam yang lalu
Persiapan Mendekati Final, MPR Siap Gelar Sidang Tahunan MPR 2020
3
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
4
Kuatkan Komitmen Etika Bernegara, HNW Usul MPR Bentuk Mahkamah Kehormatan
Politik
24 jam yang lalu
Kuatkan Komitmen Etika Bernegara, HNW Usul MPR Bentuk Mahkamah Kehormatan
5
Guna Menggerakkan Ekonomi Nasional, DPR Dukung Program Subsidi Upah Senilai Rp37,7 Triliun
Ekonomi
24 jam yang lalu
Guna Menggerakkan Ekonomi Nasional, DPR Dukung Program Subsidi Upah Senilai Rp37,7 Triliun
6
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Peristiwa
21 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Nanti Malam, 'Sulawesi Parepare Islam Fashion Week' Siap Digelar

Nanti Malam, Sulawesi Parepare Islam Fashion Week Siap Digelar
Salah satu baleho acara di sekitar Monumen Habibie-Ainun. (GoNews.co)
Sabtu, 02 Maret 2019 10:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PAREPARE - Sekitar 12 desainer ternama, Sabtu (2/3/2019) malam nanti, bakal memerkan hasil karyanya ke masyarakat Sulawesi Selatan.

Para desainer tersebut bakal unjuk gigi melalui para model dari Ibukota dan Makassar dalam event 'Sulawesi Parepare Islam Fashion Week' di Monumen Habibe Ainun.

Ditemui di Rumah Jabatan (Rujab), Ketua Dekranasda Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan mengatakan, segala persiapan sudah tinggal finishing.

"Persiapan sudah kita lakukan, dan acara Sulawesi Parepare Islam Fashion Week siap kita gelar nanti malam," ujar Erna yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare itu.

Acara yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Parepare itu kata Erna, juga menggandeng Millenial Ethnic Fashion Show dan Islam Ethnic Designer Community.

Event ini lanjut Erna Rasyid Taufan, juga diikuti sejumlah desainer ternama yang ada di Indonesia seperti Yus Oktavia, Dimas Mahendra dan juga dari Komunitas desianer Etnic yang tergabung di KDEI.

"Nanti ada juga penampilan model yang akan membawakan busana karya desainer senior yang juga Ketua KDEI, Raisal Boyoenq Raiz, dan beberapa desainer dari Sulawesi," tandasnya.

"Selain itu, kita juga datangkan model profesional dari Jakarta," urainya.

Tujuan event ini dilaksanakan menurut Erna, pertama adalah memotivasi sekaligus ajang promosi bagi para pelaku, pengrajin serta desainer lokal.

"Acara Ini bertujuan demi memajukan perindustrian pakaian di Sulsel terkhusus masyarakat Kota Parepare, sehingga kedepannya kita ada wadah dalam menyalurkan bakat dan minat desain khususnya dikalangan kaum muda Parepare," tandasnya.

"Kedua, ini juga cara kami mempromosikan budaya dan wisata Kota Parepare ke masyarakat luas," bebernya.

Selain itu, rencananya acara tersebut juga akan dihadiri oleh Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin.

Ia juga mengatakan, selain agenda tahunan, acara ini juga diharapkan bisa membangkitkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya serta menjaga produk lokal dari gerusan produk-pruduk asing.



"Inilah cara kami (Dekranasda, red), mensuport para perajin dan penjahit serta perancang busana ethnic di Parepare untuk mencintai produk lokal.

Kita ingin, acara ini tidak hanya sebatas untuk Parepare saja, tapi juga berimbas keseluruh Sulawesi," ungkap Erna yang juga mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Golkar itu.

"Kebetulan Kota Parepare menjadi pusat pelopor busana muslim dan etnic di Sulawesi. Jadi kami beranggapan, dari Kota kelahiran Pak Habibie ini, akan menularkan virus kebaikan ke seluruh Indonesia bahkan cita-cita kita adalah dunia," tambahnya.

Selain Fashion Show kata Erna, acara yang digelar selam tiga hari itu, juga akan melibatkan para isteri Camat dan Lurah. "Jadi nanti akan ada parade 4 ibu-ibu isteri camat dan 22 isteri lurah. Semua harus terlibat dan wajib memakai busana yang saya desain," tegasnya.

Parade tersebut kata Erna, para ibu atau isteri camat dan lurah akan mengenakan busana rancangan pertama dan terakhirnya. "Busana yang saya rancang ini 'All Size'. Jadi sangat fleksibel. Dan parade ini nanti juga dilombakan, untuk memperebutkan tropy dan sejumlah uang tunai," tukasnya.

Masih kata Erna, yang juga penggagas Komunitas Anak Soleh sekaligus yang dikenal sebagai penceramah ini, selain melibatkan para istri Camat dan Lurah, pihaknya juga akan melibatkan masyarakat umum dengan lomba bertajuk "Kelurga Muslim Serasi".

Acara tersebut, juga bakal diisi dengan penampilan para pelaku seni serta bazar busana muslim, mukena, sajadah, kain batik, kain tradisional serta souvenir, tenun, songket dan sulam.



"Secara keseluruhan, kami sebagai tuan rumah dalam kurun waktu yang kurang dari 1 bulan ini sudah mempersiapkan segala sesuatunya, dan insya Allah kita sudah siap. Mohon doanya juga agar acara ini bisa berjalan sukses," pungkasnya.

Adapun para desainer Sulawesi Selatan yang bakal tampil adalah, Mahdali Makkulau dengan rancangan tenun khas Sulawesi Barat. Kemudian, Ida Jashari yang menggunakan kain Tenun Sutra Shopeng Sulsel, Fauziah Lewa, dengan Kain Tenun Sutra Sengkang, Lagosi.

Dan kemudian Faizah Nawawi  dengan kain Sutra Sengkang Shopeng, ada juga Jumriati Zarafira, Arie Rich, Wanti Eldrin, Deasy Bachtiar.***


wwwwww