Ma'ruf Cahyono Ajak Merawat Ke-Indonesiaan Melalui Prangko 4 Pilar

Maruf Cahyono Ajak Merawat Ke-Indonesiaan Melalui Prangko 4 Pilar
Peluncuran Prangko 4 Pilar di Gedung Nusantara V DPR,MPR,DPD RI. (GoNews.co/Muslikhin)
Jum'at, 29 Maret 2019 16:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sekretaris Jendral MPR RI, Ma'ruf Cahyono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat keindonesiaan, dengan menjadikan 4 Pilar sebagai nilai yang membumi dan dipahami.

Hal ini diungkapkan Maruf Cahyono, saat meluncurkan Prangko 4 Pilar di Gedung Parlemen, Senayan, Jumat (29/3/2019).

Ma'ruf cahyono juga mengatakan, Prangko 4 Pilar MPR tersebut adalah merupakan terobosan yang luar biasa. "Atas nama pimpinan MPR, lembaga kesetjenan MPR, saya ucapkan terima kasih atas kerjasa sama, dan proses ini tidak mudah, sehingga misi MPR meuwjudkan metode 4 Pilar sampai ke semua segmentasi masyarakat bisa terwujud," kata Maruf.

"Mari untuk terus merawat keindonesiaan, dengan menjadikan 4 Pilar sebagai nilai yang membumi dan dipahami," tandasnya.

Segala daya dan upaya, seluruh cara dan metoda kata Maruf, telah dilakukan untuk bumikan nilai 4 Pilar.

"Jadi saya kira ini satu terobosan luar biasa. Saya sungguh berbahagia karena saya juga bangga sekali adanya Prangko 4 pilar," tambah Maruf.

Selain Sekretaris Jenderal MPR Maruf Cahyono, Launching Prangko 4 Pilar MPR itu juga dihadiri Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah, Direktur Pos Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ikhsan Baidirus, Kepala SBU Non Uang Peruri Fadel, Kepala Regional IV Jakarta Oni Hadiono, filatelis, blogger, awak media dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Kepala Biro Pemberitaan MPR RI, Siti Fauziah menjelaskan, selama ini lembaganya terus melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR dengan berbagai metode ke berbagai lapisan masyarakat di seluruh penjuru nusantara.

"Sudah banyak metode kitra lakukan, di tingkat sekolah dasar misalnya, dilakukan dengan lomba menggambar, mewarnai, SMP dan SMA lewat cerdas cermat, hingga debat konstitusi di level universitas," jelasnya.

Tidak hanya itu, MPR juga menggelar sosialisasi dengan melibatkan kaum milenial dengan metode Outbound hingga kemah 4 Pilar.

"Sedangkan tingkat dosen dilakukan melalui metode TOT Training Of Trainers, hingga lewat seni dan budaya seperti wayang dan lainnya," tegasnya.

Titi panggilan akrabnya mengatakan, dengan kehadiran Prangko 4 Pilar, ini bisa menjadi sebuah metode baru dalam rangkaian pengenalan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Prangko 4 Pilar MPR ini mudah-mudahan bisa menjadi metode baru sosialisasi 4 Pilar MPR," ujarnya.***


       
        Loading...    
           
wwwwww