Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
DPR RI
23 jam yang lalu
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
2
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
3
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
DPR RI
22 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
4
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
DPR RI
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
5
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
6
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Nenek Penipu di Makassar Mengaku Simpan Duit Gaib Belasan Miliar

Nenek Penipu di Makassar Mengaku Simpan Duit Gaib Belasan Miliar
Jum'at, 29 Maret 2019 00:10 WIB
MAKASSAR - Nenek Tampa (61) mengaku pada polisi memiliki uang sebesar Rp 19,6 miliar di kosnya. Tampa diduga menipu sejumlah orang dengan modus penggandaan uang.

"Menurut dia, ada 3 kardus dia simpan di rumah kosnya dengan jumlah Rp 19,6 miliar," ucap Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Bahtiar pada wartawan, Kamis (28/3/2019).

Pada polisi, Tampa mengklaim uang itu datang secara gaib. "Gaib, dia tidak tahu siapa yang antar (uang) itu," imbuh Bahtiar.

Tampa sebelumnya diketahui melarikan diri dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Jakarta. Seorang korban Tampa bernama Hapsa berhasil menangkapnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta.

Hapsa mengaku tertipu Rp 350 juta. Selain Hapsa, belakangan ada 3 orang lain yang mengaku sebagai korban. Mereka berasal dari Bekasi hingga Nunukan, Kalimantan Utara.

Berkaitan dengan pengakuan Tampa itu, polisi masih menyelidikinya. Bahtiar mengatakan Tampa tidak mau diajak ke Jakarta untuk mengambil uang gaib itu.

"Kami masih mendalami pengakuannya. Dia diajak bersama ke Jakarta untuk ambil uang itu dia tidak mau, dia maunya ambil sendiri di Jakarta," tutur Bahtiar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Sulawesi Selatan, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww