Datang ke Bukittinggi untuk Hadiri Kampanye, Pria Ini Tertangkap Mencuri di Kamar Hotel

Datang ke Bukittinggi untuk Hadiri Kampanye, Pria Ini Tertangkap Mencuri di Kamar Hotel
Nofrizal (43), tersangka pencurian di hotel berbintang di Bukittinggi tak berkutik saat ditangkap polisi di rumahnya di Padang Panjang. (foto: Sindonews.com/Wahyu Sikumbang)
Kamis, 04 April 2019 09:23 WIB
BUKITTINGGI - Seorang pemuda, Nofrizal (43), tersangka pencurian di salah satu hotel berbintang di Kota Bukittinggi tak berkutik saat ditangkap polisi ketika berada di rumahnya di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

Dikutip dari Sindonews.com, di rumah tersangka, polisi menemukan barang bukti sebuah tas milik tamu hotel berisi uang ribuan dolar dan puluhan kartu kredit dan kartu atm berbagai bank.

Aksi pencurian oleh tersangka terjadi di sebuah hotel di Jalan Laras Datuk Bandaro, Kota Bukittinggi, Rabu 6 Maret 2019, sekitar pukul 19.00 WIB malam.

Saat kejadian, tersangka yang mengaku sebagai relawan salah satu cawapres ini sedang menemui teman-temannya sesama relawan dan tim sukses yang mengadakan pertemuan di hotel usai menggelar kampanye di kawasan Taman Jam Gadang Bukittinggi.

Kepada polisi, tersangka berdalih awalnya tidak berniat mencuri. Namun karena melihat ada pintu kamar yang terbuka, maka munculah niatnya untuk masuk ke dalam kamar dan mengambil barang yang ditinggal di dalam kamar.

“Saat itu saya sedang penyambutancawapres dan janjian di hotel dengan tim dari Gerindra, karena lama menunggu, maka saya jalan-jalan di dalam hotel sambil menelpon kawan-kawan. Saat itu lah saya melihat ada kamar yang terbuka, saya masuk ke kamar yang ternyata kosong, lalu mengambil barang yang ada di dalam. Ada 2 kamar yang saya masuki, tapi cuma satu yang ada barangnya,” kata Nofrizal (43).

Naas, aksi Nofrizal terekam kamera CCTV hotel. Dari rekaman kamera CCTV, tersangka terlihat bolak-balik sambil berpura-pura menelpon. Tersangka juga terlihat mencari-cari pintu kamar hotel yang tidak terkunci.

Dari dua kamar yang dimasuki, tersangka hanya berhasil mengambil barang tamu di kamar yang berada di lantai satu. Sementara di kamar lain yang berada di lantai tiga, tersangka tidak menemukan barang yang ditinggal karena tamu menyimpan barangnya di safety box.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi Muhammad Akbar Mekuo menyebutkan, polisi yang awalnya kehilangan jejak akhirnya berhasil menangkap tersangka setelah keberadaannya terlacak saat tersangka mencoba menggunakan salah satu kartu ATM di mesin ATM di Padang Panjang.

“Tim langsung bergerak mencari informasi dan identitas pelaku dari rekaman CCTV yang ada di hotel, lalu ada informasi pelaku mencoba melakukan transaksi salah satu kartu ATM yang dicuri di wilayah Padang Panjang. Modus pelaku pura-pura menelpon seseorang sambil bolak-balik di hotel, lalu mencari kamar-kamar yang tidak dikunci. Dia berhasil masuk ke dua kamar, namun yang berhasil dan ada barang tamu hanya di satu kamar,” kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi Muhammad Akbar Mekuo.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa tas, jam tangan, pena merek terkenal, serta uang kertas senilai USD1000, 600 Dolar Singapura, 400 Ringgit Malaysia, dan uang ratusan ribu rupiah. Total barang dan uang yang diambil tersangka berkisar empat puluh juta rupiah.

Menurut polisi, korban pecurian yang merupakan tamu hotel, adalah seorang perempuan yang berprofesi sebagai bendahara sebuah pesantren di Kabupaten Tanah Datar.

Saat kejadian, korban meninggalkan kamar untuk mengikuti kegiatan di ruang pertemuan hotel. Kepada polisi, korban mengaku tidak mengunci pintu karena merasa pintu akan tertutup dan terkunci otomatis begitu ditinggalkan.

Namun ternyata, pintu kamar tidak tertutup sempurna. Korban baru menyadari barangnya hilang saat kembali ke kamar setelah kegiatannya selesai.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara.(pur)

Editor:arie rh
Sumber:sindonews.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww