1 Kilo Sabu Diblender, Lalu Dibuang ke Kloset Toilet Kantor BNN Sumbar

1 Kilo Sabu Diblender, Lalu Dibuang ke Kloset Toilet Kantor BNN Sumbar
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) musnahkan 1 kg sabu di Kantor BNNP Sumbar, Jumat (5/4/2019). (foto: tribunpadang.com/Rezi Azwar)
Jum'at, 05 April 2019 21:10 WIB
PADANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) musnahkan 1 kg sabu di kantor BNNP Sumbar, Jumat (5/4/2019). Sabu ini adalah barang bukti hasil penangkapan yang dilakukan oleh BNN Sumbar bersama dengan jajaran Polres Padang Pariaman, Sabtu (16/3/2019) lalu.

Dikutip dari TribunPadang.com, satu kilogram sabu tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air, lalu diblender dan kemudian di buang ke kloset.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Sumbar, AKBP Emrizal Anas beserta perwakilan dari berbagai instansi penegak hukum di Sumbar bergantian memasukkan barang bukti tersebut ke dalam blender.

Setelah diblender, sabu yang sudah larut dibuang ke kloset toilet kantor BNN Sumbar.

"Inilah bukti penimbangan barang bukti satu paket besar sabu yang dibungkus kemasan teh China merek Daguannyin warna kuning," ujar AKBP Emrizal Anas.

Ia mengatakan, barang bukti ditimbang tidak dengan pembungkusnya. Barang bukti disisihkan sedikit untuk pemeriksaan labor dan persidangan. "Berat sisa barang bukti 989,30 gram dari tersangka MY (37)," katanya.

Ia mengatakan, MY diamankan beserta barang bukti di jalan akses menuju Bandara Internasional Minangkabau, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

"MY pekerjaannya adalah sopir yang beralamat di Jalan Ampang, Karang Ganting, Ampang Kuranji, Kota Padang," ujarnya.

Ia mengatakan, MY adalah orang yang membawa barang haram itu dari Pekanbaru ke Padang menggunakan mobil.

"Yang akan menerima di Padang atas nama BN (26), tidak bekerja, alamat di Durian Tarung, Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Padang," jelasnya.

Ia mengatakan, satu paket sabu dibungkus plastik warna bening seberat 1 kg, terbungkus dengan kantong bertuliskan Daguannyin warna kuning, dan bungkus dalam bentuk paket.

"Kemudian ada barang bukti satu unit mobil merek Toyota warna silver beserta STNK, lima handphone, satu unit sepeda motor Vario beserta STNK, dan uang tunai Rp600 ribu," ujarnya.

Ia mengatakan, TKP penengkapan di dua lokasi. Pertama di jalan akses Bandara Internasional Minangkabau, “Di sinilah diamankannya MY,” ujarnya.

Kedua di Jalan Mangunsarkoro, Jati, Padang. "Dari penangkapan ini kita mendapat informasi dari masyarakat adanya sabu satu kilogram yang akan masuk dari Riau," katanya.

Ia mengatakan, saat itu tim BNN mengikuti dan saat kejadian ada polisi razia, dan ditangkap di jalan akses menuju bandara sebelum jemabatan layang.

Pelaku sedang menunggu barang. "Barang-barang ada satu orang pengirimnya, dan bandarnya ada di Pekanbaru berinisial K," ujarnya. ***

Editor:arie rh
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Uncategories

wwwwww