Resmikan KLT-BSN Riau di Pekanbaru, Gubri Syamsuar: Badan Standarisasi Nasional Berikan Kemudahan Pelaku Usaha

Resmikan KLT-BSN Riau di Pekanbaru, Gubri Syamsuar: Badan Standarisasi Nasional Berikan Kemudahan Pelaku Usaha
Usai meresmikan Kantor Layanan Teknis Badan Standarisasi Nasional (KLT-BSN) di Pekanbaru, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi meninjau ruangan yang ada, Senin (22/4/2019).
Senin, 22 April 2019 09:28 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi meresmikan Kantor Layanan Teknis Badan Standarisasi Nasional (KLT-BSN) Provinsi Riau, Senin (22/4/2019). KLT-BSN terletak di lingkungan UPT Balai Pelatihan dan Pengembangan Industri Dinas Perindustrian Provinsi Riau Jalan Hangtuah, Pekanbaru.

Kantor Layanan Teknis (KLT) Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Pekanbaru yang merupakan salah satu dari tiga KLT yang dibentuk oleh BSN di Indonesia pada tahun 2019, yaitu KLT Bekasi di Provinsi Jawa Barat, KLT Pekanbaru di Provinsi Riau dan KLT Surabaya di Provinsi Jawa Timur.

Keberadaan KLT-BSN Pekanbaru, dikatakan Syamsuar, diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi stakeholder, baik itu para pelaku industri besar, menengah dan kecil, para lembaga sertifikasi, dan perguruan tinggi, dalam memperoleh informasi dan pengurusan standarisasi produk industri/Standardisasi Nasional Indonesia (SNI) dan penilaian kesesuaian.

"Penerapan SNI terhadap produk industri tentunya memberikan manfaat. Apalagi, dengan dibukanya Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional di Pekanbaru. Sekaligus menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Standardisasi Nasional dan Penilaian Kesesuaian tahun 2019," kata Syamsuar kepada GoRiau.com.

Apabila dianalisa lebih mendalam diungkapkan Syamsuar, bahwa kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Riau dapat terus meningkat. Mengingat Riau memiliki sumberdaya alam yang potensial yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku industri, antara lain sektor perkebunan, perikanan, kehutanan dan pertambangan.

"Provinsi Riau memiliki geografis yang strategis. Terletak pada jalur perdagangan regional dan internasional di kawasan ASEAN, berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, serta berada di Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan tersibuk di dunia, sehingga memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang pemasaran produk industri terutama untuk tujuan ekspor. Apalagi sebentar lagi kita akan menikmati Roro Dumai-Malaka," ungkap Syamsuar.

Dalam peresmian ini dihadiri Kepala Badan Standardisasi Nasional RI Prof Dr Ir Bambang Prasetya MSc, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau serta kabupaten/kota, juga para pelaku industri. (advertorial)


       
        Loading...    
           
wwwwww