Loading...    
           

Mobil Polisi Ugal-ugalan di Puncak itu Ternyata Plat Palsu dan Dikendari Pelajar dari Tangerang

Mobil Polisi Ugal-ugalan di Puncak itu Ternyata Plat Palsu dan Dikendari Pelajar dari Tangerang
Senin, 03 Juni 2019 01:46 WIB
JAKARTA - Media sosial diramiakan dengan beredarnya video sebuah mobil Toyota Fortuner hitam doff dihentikan pentugas polisi dari Satlantas Polres Bogor.

Mobil tersebut dihentikan lantaran polisi mendapakan laporan bahwa mobil tersebut ugal-ugalan di Puncak, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi yang dilansir GoNews.co dari PojokBogor.com peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/5/2019) kemarin sekitar pukul 10.40 WIB.

Yang mengejutkan adalah, mobil tersebut memiliki plat nomor dinas polisi 3553-07 lengkap dengan strobo dan rotator.

Pada awalnya, polisi mendapat laporan dari pengendara lain bahwa ada iring-iringan kendaraan menggunakan rotator, strobo dan berplat dinas polisi Toyota Fortuner berwarna hitam.

Iring-irian itu mengawal 3 kendaraan lain, yakni Rubicon berwarna abu-abu, Kijang Inova hitam dan sebuah mobil berwarna merah.

Petugas mendapat laporan bahwa iring-iringan kendaraan itu melaju dengan ugal-ugalan dengan membelah jalan (contra flow).

Mobil berwarna hitam doff itu, juga sempat enggan diberhentikan oleh salah seorang anggota Satlantas Polres Bogor, Bripka Yudo BM 22.

Akhirnya, tepat di Simpang Taman Safari Indonesia, Kanit Turjawali Polres Bogor, Ipda Danny Trisespianto, mendapati mobil tersebut bukan dikemudikan oleh polisi.

Melainkan seorang pelajar bernama Kevin Kosasih. Kevin diketahui merupakan warga Tangerang, Banten, kelahiran Bogor, 29 November 1995.

Video penghentian kendaraan itu pun menyebar dalam pesan berantai, berikut dengan identitas pengendara serta surat-surat kendaraam tersebut.

Saat diperiksa polisi, dalam video itu, pengemudi seringkali menutup kaca mobilnya. Di kursi depan pun terdapat seorang penumpang wanita.

Namun, belum ada keterangan resmi dari Polres Bogor terkait beredarnya video ini.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M Fadli Amri pun belum menjawab ketika dihubungi. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:pojoksatu.com
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Hukum, Peristiwa, Umum, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww