Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
6 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
11 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
10 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
11 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
10 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi Amankan 81 Pelaku Pembakaran Rumah di Buton

Polisi Amankan 81 Pelaku Pembakaran Rumah di Buton
Sabtu, 08 Juni 2019 13:04 WIB
JAKARTA - Kepolisian mengamankan sebanyak 81 orang yang diduga pelaku penyerangan dan pembakaran 87 rumah di Desa Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/6).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku.

"Jumlah masyarakat yang saat ini diamankan berjumlah 81 orang laki laki," ujarnya, Sabtu (8/6).

Dedi menjelaskan kronologi penangkapan ke-81 orang tersebut. Awalnya pada pukul 06.00 WITA sedang dilaksanakan apel pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Buton AKBP Andi Herman. Pasukan pun terdiri dari 290 personel.

Pukul 06.35 WITA, lewatlah seorang bernama La Pahi yang merupakan warga Desa Sampuabalo di tempat persiapan apel. La Pahi merupakan salah satu terduga pelaku. Dia pun diamankan oleh kepolisian.

Sekitar jam 07.30 WITA polisi bergerak memasuki Desa Sampuabalo. Pada pukul 07.46 berhasil diamankan sekelompok masyarakat khususnya pria dengan sejumlah barang bukti parang, Tombak, Pisau, Badik dan busur yang disimpan disekitar rumah penduduk.

Pada pukul 09.26 WITA proses penangkapan telah selesai dilaksanakan.

"Saat ini ke 81 orang yang diamankan dalam proses pergeseran dari Kabupaten Buton menuju Polda Sultra menggunakan jalur laut," tuturnya.

Diketahui bentrok warga Desa Sampoabalo dan Desa Gunung Jaya, Selasa (4/6) mengakibatkan dua orang meninggal dan delapan orang lainnya terluka.

Kerusuhan bermula dari konvoi muda-mudi yang dilakukan di malam takbiran, Selasa (4/6). Sekitar 40 orang Desa Sampuabalo melakukan konvoi dengan 20 motor knalpot racing yang identik dengan bunyi bising.

Di depan permukiman warga, mereka memainkan gas motornya. Hal tersebut pun membuat masyarakat Desa Gunung Jaya terganggu.

Kerusuhan kembali dilakukan pada Kamis (6/6) dengan membawa isu menyangkut pada SARA. Sejumlah orang pun luka-luka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Sulawesi Utara

wwwwww