Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
6 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
22 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
20 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
6
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Gunung Sinabung Kembali Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 7 KM, Masyarakat Sumut Diminta Waspada

Gunung Sinabung Kembali Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 7 KM, Masyarakat Sumut Diminta Waspada
Minggu, 09 Juni 2019 19:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MEDAN - Untuk kesekian kalinya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara meletus. Letusan dengan tinggi kolom cukup tinggi.

Letusan disertai suara gemuruh dan awan panas ke arah Tenggara 3,5 km dan Selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan G. Sinabung.

"Berdasarkan dari laporan PVMBG, letusan terjadi pada 9 Juni 2019 pukul 16:28 WIB. Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah Selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan durasi ± 9 menit 17 detik," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (8/6/2019) malam.

Laporan Pusdalops BPBD Karo menyatakan tidak ada koran jiwa. Masyarakat sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung sehingga sudah paham perilaku erusi dan tidak panik melihat letusan.

Status tetap Siaga (level III) dengan rekomendasi:

1. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

2. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

3. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar waspada terhadap banjir lahan hujan. ***


wwwwww