Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
6 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
23 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
20 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
6
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
7 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hanyut di Sungai Batang Ombilin, Bocah Berusia 12 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Hanyut di Sungai Batang Ombilin, Bocah Berusia 12 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Senin, 10 Juni 2019 14:11 WIB
Penulis: Eko Pangestu
SIJUNJUNG - Setelah melakukan pencarian selama dua hari, korban Rival (12) tahun yang hanyut dibawa arus Sungai Batang Ombilin pada Sabtu (8/6/2019), akhirnya Senin (10/6/2019) ditemukan dalam keadaan mengapung.

"Alhamdulillah korban sudah ditemukan pada pukul 08.25 WIB. Korban ditemukan lebih kurang dua kilometer dari titik awal hanyut. Mayat korban disemayamkan di rumah neneknya di Palaluar dan dimakamkan dekat SD 13 di Muaro Sijunjung," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Sumatera Barat, Hardiwan SP, pada awak media Senin (10/6/2019).

Disebutkan Hardiwan, korban Rivai adalah seorang pelajar warga Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.

Korban hanyut terseret arus Sungai Batang Ombilin di Jorong Koto, Nagari V Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung pada Sabtu (8/6/2019).

Disebutkannya, hingga memasuki hari kedua pada Minggu (9/6/2019), BPBD Sijunjung masih melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut terseret arus Sungai Batang Ombilin. Namun hingga Minggu malam korban tak juga ditemukan.

Barulah pada Senin (10/6/2019) korban pun akhirnya ditemukan dalam kondisi megapung. Korban pertama kali ditemukan keluarganya berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal terseret air bah.

"Sejak siang (Sabtu, red) kami telah melakukan pencarian terhadap korban Rival yang terhanyut dibawa arus Sungai Batang Ombilin. Namun hingga Minggu korban belum ditemukan. Alhamdallah pada Senin pagi sudah ditemukan," tambah Hardiwan.(sptrs_ep)


wwwwww