Korupsi, 9 PNS Pemprov Sumbar Dipecat dan Tak Dapat Pensiun

Korupsi, 9 PNS Pemprov Sumbar Dipecat dan Tak Dapat Pensiun
Kepala BKD Sumbar Yulitar.
Rabu, 12 Juni 2019 22:02 WIB
PADANG - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Yulitar mengatakan, sebanyak 9 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Sumbar telah dipecat karena terjerat kasus korupsi.

Dikutip dari TribunPadang.com, sembilan PNS tersebut adalah Hasdiono (Dinas Pendidikan), Yusafni dari Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman, dan Fatoni Untoro (Dinas Kehutanan).

Kemudian ada Edlis dari Dinas Kehutanan, Yulinazra (Dinas Penanaman Modal), Feri Antoni (Dinas Kehutanan), Nurhayati (Badan Pengembangan SDM), Agus Salim (Dinas Pendidikan) dan Joko Surianto (Dinas Pendidikan).

Ia mengatakan, PNS yang diberhentikan secara tidak hormat tersebut terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi dan sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

"Mereka diberhentikan secara tidak hormat. Mereka tidak akan mendapatkan hak pensiun berupa tunjangan apa pun," kata Yulitar saat ditemui di ruangan, Rabu (12/6/2019).

Hal tersebut merujuk kepada UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Kemudian Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

"Kalau ada kalangan PNS melakukan tindak pidana korupsi yang ada kaitannya dengan jabatan baik struktural maupun fungsional, kemudian dia divonis bersalah oleh pengadilan atau ingkrah, maka ia harus dipecat dari pegawai negeri," sambung Yulitar.

Lanjutnya lagi, tidak ada toleransi yang diberikan kepada koruptor walupun korupsinya Rp 5 sekalipun.

"Tindak pidana korupsi, tidak ada hubungan dengan jumlah uang dan angka.

Jika dia merugikan negara dan berkaitan dengan jabatan, akan langsung diberhentikan," tambahnya.

Yulitar berharap PNS bekerja sesuai aturan. Kemudian bekerja sesuai regulasi dan aturan main. "Ikuti saja itu, saya pikir bisa aman," tutur Yulitar. ***

Editor:arie rh
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Uncategories

wwwwww