Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
24 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
2
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
3
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
21 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
4
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
21 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
5
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
20 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
6
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
20 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selama Musim Lebaran di Sumbar, 24 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Selama Musim Lebaran di Sumbar, 24 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Kombes Nurhandono. (foto: hariansinggalang.co.id)
Rabu, 12 Juni 2019 12:10 WIB
PADANG – Operasi Ketupat Singgalang 2019 dalan rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 1440 H telah usai dilaksanakan. Dalam operasi yang berlangsung selama 13 hari tersebut, kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 104 kasus di berbagai wilayah Sumbar.

Berdasarkan catatan Direktorat Lalulintas Polda Sumbar, dari 104 kejadian itu, 24 orang tewas, selebihnya luka berat dan ringan.

Dikutip dari hariansinggalang.co.id, Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Kombes Nurhandono, Selasa (11/6) mengatakan, rekap angka kecelakaan lalu lintas itu terhitung mulai Rabu (29/5/2019) hingga Senin (10/6/2019).

Sementara itu, Kabag Bin Opsnal Ditlantas, AKBP Ari Yuswan Triono menambahkan, dari 104 kejadian, 24 orang meninggal dunia, 24 luka berat dan 141 luka ringan. Total kerugian sekitar Rp300 juta.

Dikatakan, pada 2018 lalu lakalantas terjadi 130 kasus, 25 orang meninggal, 12 korban luka berat, 233 luka ringan. Kerugian mencapai Rp435 juta lebih. “Kita bersyukur selama operasi dapat berjalan lancar,” ujar Ari.

Meski demikian pihaknya tidak memungkiri terjadinya kemacetan di sejumlah titik. Namun, tidak separah kemacetan yang terjadi pada tahun sebelumnya.

“Walaupun macet tapi tidak separah macet tahun lalu, cuma terjadi perlambatan dikarenakan meningkatnya volume kendaraan. Apalagi faktor mahalnya harga tiket pesawat, hingga banyak pemudik menggunakan kendaraan,” katanya. ***

Editor:arie rh
Sumber:hariansinggalang.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww