Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
5 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
10 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
9 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
9 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
9 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
9 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Politikus Senior Berkumpul, Max Sopacua Tunjukkan Logo 'Gerakan Moral Penyelamat Demokrat'

Politikus Senior Berkumpul, Max Sopacua Tunjukkan Logo Gerakan Moral Penyelamat Demokrat
Kamis, 13 Juni 2019 15:28 WIB
JAKARTA - Sejumlah kader senior Partai Demokrat akan berkumpul dan menyatakan sikap tentang nasib partainya dalam koalisi di tengah proses hukum Mahkamah Konstitusi. Hal ini dibenarkan oleh salah satu politisi senior Partai Demokrat, Max Sopacua. Dia menyebut dirinya sebagai penggagasnya.

"Ya, saya penggagasnya," kata Max seperti dilansir GoNews.co dari Liputan6.com, Kamis (13/6).

Dia menegaskan, pernyataan sikap ini menjawab keresahan publik terhadap sikap Demokrat. "Iya (menjawab keresahan publik)," singkat Max.

Dia pun sempat memberikan sebuah logo yang bertuliskan "GMPPD (Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat)". Menurutnya ini yang membuat pihaknya untuk merespons.

"Ini yang membuat jumpa pers," pungkasnya.

Diketahui sampai sekarang Demokrat masih berada di koalisi Prabowo-Sandiaga bersama Gerindra, PKS, dan PAN. Namun, banyak indikasi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini akan menggeser koalisinya ke kubu Jokowi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:liputan6.com
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww