Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
Hukum
24 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
2
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
3
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
14 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
4
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
2 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
5
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
2 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
6
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Home  /  Berita  /  GoNews Group

16 Petani di Riau Jadi Tersangka Pembakar Lahan, Belum Ada Korporasi

16 Petani di Riau Jadi Tersangka Pembakar Lahan, Belum Ada Korporasi
Jum'at, 05 Juli 2019 16:17 WIB
PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau menetapkan 16 orang petani sebagai tersangka pembakar hutan dan lahan. Belum ada korporasi yang tersentuh hukum dalam kasus ini. Meski ada beberapa perusahaan yang lahannya terbakar.

"Iya ada16 orang pelaku pembakar lahan yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Gakkum, dalam hal ini kepolisian," ujar Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger, Jumat (5/7/2019).

Edwar menyebutkan, dari laporan yang diterimanya, sejunlah tersangka di tahan di masing-masing Polres di Riau sesuai lokasi lahan yang terbakar.

Untuk Polres Dumai menetapkan lima orang tersangka. Polres Bengkalis ada 3 tersangka Rokan Hilir juga tiga tersangka, serta Polres Kepulauan Meranti dengan dua tersangka.

Sementara Polres Indragiri Hulu menangkap 1 tersangka, Indragiri Hilir juga 1 orang, serta Polresta Pekanbaru dengan 1 tersangka.

Wilayah Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, dan Kepulauan Meranti merupakan wilayah yang mengalami Karhutla paling parah dan menyumbang lebih dari 70 persen luas Karhutla di Riau.

"Dari 16 tersangka tersebut, 10 tersangka telah diserahkan dan menjadi tahanan Kejaksaan atau Tahap II. Sementara enam tersangka lainnya masih dalam tahap penyidikan," kata Edwar.

Sejak awal Januari hingga memasuki bulan Juli 2019 ini, tercatat lebih dari 3.315 hektare lahan di Riau hangus terbakar. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah yang terluas mengalami Karhutla dengan luas mencapai 1.435 hektare.

Di Rokan Hilir, luas lahan terbakar mencapai 606,25 hektare. Sedangkan di Siak 366 hektare, Kota Dumai 269,75 hektare dan Meranti 232,7 hektare. Sementara di Kabupaten Indragiri Hilir jumlah lahan terbakar mencapai 120 hektare, Pelalawan 95 hektare, Indragiri Hulu 71,5 hektare, Kampar 64,9 hektare dan Kuansing hanya 5 hektare. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Umum, Riau, GoNews Group

wwwwww