Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
2
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
Sepakbola
15 jam yang lalu
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
3
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
Politik
24 jam yang lalu
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
4
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
5
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
DPR RI
23 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Licinnya Paulo Sergio Diakui Seto Nurdiyantoro

Licinnya Paulo Sergio Diakui Seto Nurdiyantoro
Selasa, 23 Juli 2019 22:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Kemenangan 3-1 Bali United FC atas PSS Sleman Senin (22/3/2019) kemarin menyisakan sedikit cerita. Salah satunya proses gol yang terjadi dalam laga tersebut, dimana tiga di antaranya berasal dari titik putih. Uniknya lagi dua penalti yang didapatkan Serdadu Tridatu dimulai oleh aktor yang sama, yakni Paulo Sergio.

Penalti pertama didapatkan Bali United terjadi pada menit 18. Diawali serangan terstruktur, Paulo Sergio sukses membuat pemain belakang PSS Sleman kelabakan dengan dribelnya. Merasa tak terkejar, pemain Portugal tersebut pun terpaksa dijatuhkan di kotak terlarang.

Prosesi penalti kedua pun tak jauh berbeda, Sergio yang lepas jebakan offside langsung tancap gas menuju umpan Melvin Platje. Dan lagi-lagi pergerakannya terhenti setelah pemain belakang Super Elang Jawa merobohkannya di kotak 12 pas.

Seto Nurdiyantoro selaku pelatih PSS Sleman memang sejak awal sudah mengantisipasi pergerakan pemain 35 tahun tersebut. Bahkan secara gamblang ia juga mengakui sudah memberikan instruksi untuk melakukan marking pada eks Bhayangkara FC tersebut.

"Saya bilang dari awal saya melihat adalah pemain yang memiliki potensi dan memiliki mobilitas yang bagus. Diawal sebelum main kita memang briefing pemain, bahwa dia adalah salah satu pemain yang kita waspadai, walaupun semuanya memang sama bahayanya," aku Seto kepada awak media.

Kendati sudah diwanti-wanti, Gufron Ramadhan dan kawan-kawan masih belum mampu mengatasi licinnya Paulo Sergio. Sampai-sampai ia harus dipaksa jatuh agar berhenti.

"Ya itulah Paulo Sergio, pemain yang mobilitasnya cukup bagus dan selalu merepotkan barisan pertahanan lawan," imbuhnya. ***


wwwwww