Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
16 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
2
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
3 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
3
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
16 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
4
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
13 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
5
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
15 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
6
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
MPR RI
15 jam yang lalu
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Untuk Kelabui Petugas, Pengedar Sabu Bawa Istri dan 2 Anak Balitanya saat Transaksi

Untuk Kelabui Petugas, Pengedar Sabu Bawa Istri dan 2 Anak Balitanya saat Transaksi
Polisi menangkap pengedar narkoba di Agam di depan istri dan kedua anaknya. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)
Selasa, 30 Juli 2019 10:23 WIB
AGAM - Seorang pengedar narkoba jenis sabu di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) ditangkap polisi saat melakukan transaksi di pinggir jalan. Pelaku nekat membawa istri dan dua anaknya yang masih balita saat menjalankan bisnis haram tersebut.

Seperti dilansir iNews.id, penangkapan pelaku pada Minggu (28/7/2019) malam berlangsung dramatis. Tangis anak-anak pelaku sempat pecah karena tak menyangka polisi menangkap bapaknya itu.

Saat ada penggerebekan polisi, pengedar Romi (25) dan pembeli Teguh (27) sempat berusaha melarikan diri dan membuang barang bukti. Namun petugas akhirnya dapat meringkus mereka di Jalan Medan Indah, Kecamatan Ampek Angkek.

"Tersangka Teguh diduga membeli sabu dari Romi untuk dijual kembali ke pelanggannya," kata Kasatres Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama, kepada wartawan di Kabupaten Agam, Sumbar, Senin (29/7/2019).

Kedua tersangka jaringan berikut barang bukti dibawa ke Polres Bukittinggi untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi sementara mengkategorikan kedua pelaku sebagai pengedar. Sabu tersebut juga diperkirakan akan diedarkan di Kota Bukittinggi.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka Romi membawa istri dan dua anaknya yang masih balita. Tujuannya untuk mengelabui petugas, seolah-olah sedang bersama keluarga. Namun dia tak bisa mengelak saat polisi mendapati sabu di dompetnya.

"Saat digeledah di dalam kantong celana Romi, polisi menemukan dompet wanita berisi empat paket sabu dan uang Rp350 ribu yang diakuinya hasil penjualan sabu," katanya.

Polisi juga menggiring tersangka ke rumahnya. Di bawah lemari pakaian kamarnya, polisi menemukan tas kecil berisi satu paket kecil sabu, beberapa plastik pembungkus dan timbangan digital. Lalu di dalam lemari ditemukan alat isap sabu. ***

Editor:arie rh
Sumber:iNews.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww