Areal Konsesi Anak Perusahaan Sinarmas Group di Siak Terbakar 5 Hektare

Areal Konsesi Anak Perusahaan Sinarmas Group di Siak Terbakar 5 Hektare
Senin, 05 Agustus 2019 10:33 WIB
PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di dalam areal konsesi PT Arara Abadi Distrik Siak Desa Dosan Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak Riau. Luas lahan yang terbakar sekitar 5 hektare bersebelahan dengan areal anak perusahaan Sinarmas Group tersebut.

“Petugas gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Dosan Kecamatan Pusako seluas 5 ha dalam kawasan konsesi PT Arara Abadi, Distrik Siak,” ujar Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga kepada GoRiau.com, Senin (5/8/2019).

Dedek menyebutkan, pemadaman sudah berlangsung sejak Jumat (2/8), namun karena struktur tanah jenis gambut, api sulit dipadamkan dan membutuhkan waktu berhari-hari.

“Areal yang terbakar dan sebagian sudah ditanami kelapa sawit oleh masyarakat dan merupakan areal tanah gambut,” kata Dedek.

Upaya pemadaman dilakukan tim pemadam PT Arara Abadi 11 orang, Polsek Bungaraya 10 orang, prajurit TNI 15 personel, MPA 20 orang. Mereka menggunakan alat berupa mesin honda mini starake 5 unit. Serta alat berat milik PT Arara Abadi 2 unit.

“Petugas melakukan penyekatan lahan yang terbakar dengan menggunakan alat berat. Pembuatan embung setiap jarak 60 meter, pemadaman dengan menggunakan mesin pompa air,” jelas Dedek.

Kendala yang dihadapi petugas seperti minimnya sumber air, mesin kapasitas besar tidak bisa menuju lokasi karena akses jalan yang susah dilewati.

Sementara itu, Humas PT Arara Abadi Nurul Huda mengatakan, api diduga berasal dari Areal Claim yang selama ini areal konsesi yang diduduki sekelompok masyarakat.

“Itu konsesnsi dikuasai masyarakat, yang ditanami perkebunan sawit. Dan kita sudah melaporkan dan meminta agar pihak-pihak terkait dari desa termasuk kepolisian untuk melakukan penyelidikan,” kata Nurul.

Namun Nurul belum menjelaksan kenapa selama ini lahan konsensi tersebut bisa dikuasai masyakata dan tidak dirawat oleh PT Arara Abadi sebagai korporasi yang bertanggung jawab.

“Alhamdulillah api telah dikuasai (proses pemadaman). Sedang dilakukan pendinginan dengan membuat sekat bakar memakai alat berat oleh tim Darat dan Heli water bombing (bom air) agar api tidak merembet dan menjalar ke tanaman konsesi,” jelas Nurul. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, GoNews Group

wwwwww