Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
2
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
Politik
22 jam yang lalu
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
3
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
23 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
4
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
MPR RI
22 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
5
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
MPR RI
22 jam yang lalu
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
6
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
DPR RI
23 jam yang lalu
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi Bekuk Mafia Distribusi Gula Kristal Rafinasi

Polisi Bekuk Mafia Distribusi Gula Kristal Rafinasi
Foto: Detikcom
Senin, 05 Agustus 2019 16:25 WIB
JAKARTA - Bareskrim Polri menangkap lima tersangka terkait distribusi Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang dijadikan gula kristal putih berlabel palsu PTPN X, ke konsumen akhir.

Kelima orang yang telah ditangkap tersebut berinisial E selaku Direktur PT BMM, H selaku Direktur PT MWP, W alias S selaku pembeli di Kutoarjo, S selaku pembuat Gula Kristal Putih (GKP) dan A distributor GKP Palsu.

Dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta, Senin (05/08/2019), polisi mengungkapkan, para tersangka memanfaatkan selisih harga antara gula rafinasi untuk industri dan harga gula kristal putih untuk konsumen yang kini cukup tinggi perbedaannya.

Turut diamankan, dalam penangkapan kelima orang tersangka tersebut, sejumlah barang bukti berupa 600 karung gula seberat 30 ton dari dua lokasi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Untuk diketahui, gula rafinasi sedianya dilarang untuk langsung dikonsumsi masyarakat karena alasan kesehatan.

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Ekonomi, Hukum, GoNews Group

wwwwww