Harimau Sumatera Terjebak di Kawasan Sumur Minyak PT Chevron

Harimau Sumatera Terjebak di Kawasan Sumur Minyak PT Chevron
Rabu, 07 Agustus 2019 10:41 WIB
PEKANBARU - Seekor harimau sumatra terjebak di kawasan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Gathering Station 5, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (7/8). Lokasi tersebut tak jauh dari wilayah jelajah harimau sumatera, kawasan Hutan Tahura, dan GSK.

“Kita sudah turunkan tim ke lokasi untuk mengecek keberadaan harimau tersebut. Kita pastikan dulu kondisi harimau dan lokasinya,” ujar Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Heru Sutmantoro saat dihubungi.

Heru menuturkan, pihaknya membawa senjata tembak bius, dan kerangkeng jika petugas terpaksa menangkap harimau untuk dirawat apabila terluka. Namun, petugas juga tak lupa membawa senjata api untuk berjaga-jaga.

“Tapi target awal kita adalah melepaskan harimau tersebut dari kawasan PT Chevron untuk kembali ke habitatnya, tak jauh dari lokasi tersebut. Karena di dekat situ memang wilayah jelajah harimau sumatera,” ucap Heru.

Munculnya harimau di kawasan operasional sumur minyak itu pertama kali terlihat oleh karyawan PT CPI yang sedang melintas di kawasan GS 5. Pegawai yang sedang mengemudikan mobil tersebut merekam aktivitas harimau tersebut. Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik itu tampak harimau berusaha keluar lokasi, namun terhalang pagar komplek yang cukup tinggi.

“Infoirmasinya ada pagar yang rusak, lalu harimau masuk. Tapi saat mau keluar dia kesulitan,” kata Heru.

Satwa bertaring tajam dan kuat itu tampak kebingungan mencari jalan keluar dengan berjalan dan berlari di pinggir pagar sambil menempelkan badannya di pagar besi. Karena tak bisa melewati pagar, harimau itu pun berlari melintasi jalan area komplek CPI Minas menuju ke atas area penampungan minyak.

Dalam rekaman tersebut tampak harimau tersebut berlari ke area terbuka di camp Minas. Setelah diklakson oleh perekam video, si belang buas tersebut terus berlari. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, GoNews Group

GoNews Warga yang Tewas Diterkam Harimau di Inhil Karena Memasuki Habitat Hewan Buas Tersebut
GoNews Seorang Warga di Inhil Tewas Diterkam Harimau Sumatera Saat Mencari Kayu, Tangan Kanannya Putus dan Lengan Tinggal Tulang
GoNews Gandeng WWF, Kejari Kuansing akan Sosialisasi Perlindungan Satwa Liar
GoNews Harimau Sumatera Masih Berkeliaran di Wilayah Kualu Nanas Kampar, Begini Penjelasan BBKSDA Riau
GoNews Ada Kebakaran Lahan, Dua Ekor Harimau Sumatera di Kempas Inhil Keluar dari Sarangnya
GoNews Tiga Harimau Sumatera Manampak Diri di Siak
GoNews Sering Karhutla, 3 Harimau Muncul di Kubu dan Kubu Darussalam Rohil
GoNews Harimau Sumatera Keluar Habitat Diduga Akibat Kebakaran Hutan
GoNews Harimau Sumatera Berkeliaran di Koto Kampar
GoNews Harimau Sumatera Ditemukan Mati Lemas di Kuansing dengan Kondisi Tergantung di Lereng
GoNews BBKSDA Riau Turunkan Tim ke Koto Tuo Kampar Pasca Kemunculan Harimau di Pemukiman Warga
GoNews Harimau Masuk ke Pemukiman, Camat XIII Koto Kampar Ingatkan Warga Berhati-hati Saat ke Kebun, Jangan Sampai Seperti di Inhil
GoNews Setelah di Inhil, Kini Giliran Pemukiman Warga Kampar yang Didatangi Harimau
GoNews Harimau Kembali Muncul di Palupuah Agam, BKSDA Sumbar Lepas Kambing untuk Umpan tapi Belum Berhasil
GoNews Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor, Dirjen KSDAE KLHK: Mereka Top Predaktor
GoNews Populasi Harimau Sumatera di Aceh Diperkirakan Hanya Tinggal 250 Ekor
GoNews 12 Tahun Terpasang, Kamera Otomatis WWF-BBKSDA Akhirnya Berhasil Foto Harimau Bercumbu di Lanskap Rimbangbaling Kampar-Kuansing
GoNews Dibanderol Rp80 Juta, Calo Penjual Kulit Harimau Sumatera Mengaku Dapat Untung Rp20 Juta
wwwwww