Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
17 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
16 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
16 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
5
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
19 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
6
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
16 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Padamkan Api Karhutla, Mabes Polri Terjunkan Tim ke 6 Provinsi Termasuk di Riau

Padamkan Api Karhutla, Mabes Polri Terjunkan Tim ke 6 Provinsi Termasuk di Riau
Personel Polisi saat memadamkan api di Kalimantan Barat. (Istimewa)
Kamis, 15 Agustus 2019 21:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Guna membantu memadamkan api karhutla disejum lah wilayah, Kapolri Tito Karnavian telah membentuk Tim Asistensi Mabes Polri

Tim ini telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi.

Tim yang disupervisi Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Brigjen Fadil Imran telah diterjunkan ke enam provinsi yang terjadi karhutla.

Di antaranya, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Begitu kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (15/8/2019).

"Tugas enam tim tersebut adalah mengecek dan mengevaluasi penanganan karhutla dan evaluasi sejauh mana penanganan karhutla di tiap-tiap provinsi," katanya.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan bahwa saat ini Mabes Polri juga siap mengantisipasi bahaya karhutla karena faktor cuaca. Cuaca yang dimaksud musim kemarau el nino yang dikhawatirkan berlangsung hingga September dan Oktober.

“Itu terus kita antisipasi. Di bulan-bulan yang punya tingkat kekeringan yang sangat tinggi itu sangat diantisipasi," pungkasnya.

Sejauh ini, Polri telah menangani 68 kasus pembakaran hutan dan lahan. Sebanyak 60 orang termasuk satu korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 60 yang telah disidik, 13 kasus yang ditangani Polda Riau, satu kasus di Polda Kalteng, dua kasus di Polda Kalbar sudah masuk dalam pelimpahan tahap II tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan setempat.***


wwwwww