Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
22 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
22 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
22 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
5
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
21 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
19 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Akbar Tanjung dan Fahri Hamzah soal Indonesia Sentris

Akbar Tanjung dan Fahri Hamzah soal Indonesia Sentris
Politisi senior Partai Golkar Akbar Tanjung di selasar Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2019). (Foto: Zul/GoNews)
Jum'at, 16 Agustus 2019 20:40 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi senior Partai Golkar, Akbar Tanjung, menilai tepat apa yang menjadi visi Presiden Jokowi terkait Indonesia sentris agar pemerataan pembagunan dapat terwujud.

"Jadi artinya semua wilayah Indonesia harus kita bangun," kata Akbar saat ditemui setelah menghadiri sidang bersama DPD dan DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2019).

Dengan Indonesia sentris, Akbar meyakini, kemampuan sumber daya manusia (SDM) Indonesia akan terdongkrak. Sehingga, selaras pula dengan misi Jokowi untuk menguatkan SDM guna menghadapi tantangan dunia.

Akbar berharap, rekonsiliasi politik pasca Pemilu 2019 dapat berdampak positif pada agenda-agenda pembangunan Jokowi jilid II.

Presiden Jokowi, dalam rangkaian pidatonya meminta izin pada segenap tokoh dan masyarakat Indonesia untuk memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan. Dalam paparan RAPBN 2020, Jokowi juga menegaskan pemerintahannya akan melanjutkan pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah yang turut hadir dalam rangkaian sidang hari ini, berpandangan bahwa Indonesia sentris di era kini tak mesti dibarengi dengan pemindahan Ibu Kota.

"Sekarang ruang dan waktu sudah enggak ada gunanya, karena semua bisa digunakan secara digital," kata Fahri.

Alih-alih memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan, Fahri berpendapat lebih tepat jika pemerintah memperkuat daerah dengan membentuk daerah-daerah otonomi baru dan sehingga tiap daerah menjadi berdaya.***


wwwwww