Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
22 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
2
Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Kemenangan Jokowi-Maruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
3
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
Politik
22 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
4
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
5
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
Politik
22 jam yang lalu
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
6
Presiden Joko Widodo Dukung Pembentukan Majelis Syuro Dunia
MPR RI
22 jam yang lalu
Presiden Joko Widodo Dukung Pembentukan Majelis Syuro Dunia
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pidato Sidang Bersama, Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan

Pidato Sidang Bersama, Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan
Jum'at, 16 Agustus 2019 11:24 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi, secara terbuka meminta izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia ke Kalimantan.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, insya ALLAH, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan Ibu Kota negara kita ke pulau Kalimantan," kata Jokowi saat menutup pidatonya dalam sidang Bersama DPR RI - DPD RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2019) siang.

"Ini demi visi Indonesia maju," kata Presiden Jokowi.

Dalam sidang itu, Presiden Jokowi memaparkan banyak hal terkait arah kemajuan Bangsa Indonesia ke depan. Bonus Demografi Indonesia di 2021-2024, diharap bisa dimanfaatkan Bangsa meskipun tantangan persaingan global kian sengit.

"Indonesia tidak takut," kata Jokowi berulang kali.

Guna mendorong Indonesia Maju yang mejadi visi Bangsa ke depan di bawah kepemimpinan jilid II-nya, Jokowi meminta berbagai pihak untuk bersatu padu melakukan banyak perubahan-perubahan guna menyesuaikan dengan perkembangan dan tantangan zaman.

Reformasi besar-besaran di bidang perundangan, reformasi besar-besaran pada birokrasi dan optimasi pembangunan sumber daya manusia diminta Jokowi untu menjadi konsesus dan upaya setiap pihak.

Dalam pidatonya ini, Jokowi sempat mengulang penegasan, "saya sendiri yang memimpin kemajuan ini,".***


wwwwww