Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
16 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
17 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
17 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
19 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Ibu Kota ke Kalimantan, Fahri Sentil Orang Sekitar Jokowi

Soal Ibu Kota ke Kalimantan, Fahri Sentil Orang Sekitar Jokowi
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Foto: Zul/GoNews)
Jum'at, 16 Agustus 2019 18:35 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi, secara terbuka meminta izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia ke Kalimantan. Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah sentil orang sekitar Jokowi.

"Sudahlah, Pak Jokowi ini jangan dikasih input yang tidak matang!" ujar Fahri di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2019).

Fahri mengaku, dirinya sudah membaca riset pemerintah soal pemindahan Ibu Kota tersebut. Katanya, "itu risetnya Bappenas dangkal betul,".

Alih-alih memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan, Fahri berpendapat lebih tepat jika pemerintah memperkuat daerah dengan membentuk daerah-daerah otonomi baru

"Sekarang ruang dan waktu sudah enggak ada gunanya, karena semua bisa digunakan secara digital," kata Fahri.

Beberapa saat sebelumnya, Jokowi meminta ijin pada segenap tokoh dan rakyat Indonesia untuk memindahkan Ibu Kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.

Permintaan Jokowi itu, disampaikan di penghujung pidatonya dalam gelaran Rapat Bersama antara DPR dan DPD RI tahun 2019 di Nusantara I.

Jokowi berdalih, pemindahan Ibu Kota dimaksudkan untuk mendorong visi pemerintahan jilid II-nya yang disebut Visi Indonesia Maju.


wwwwww