Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
17 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
2
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
17 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
3
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
17 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
4
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
17 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Kemenangan Jokowi-Maruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Baru Saja, Gempa Tektonik M3.0 Guncang Ambon

Baru Saja, Gempa Tektonik M3.0 Guncang Ambon
Ilustrasi Gempa. (istimewa)
Sabtu, 17 Agustus 2019 21:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Gempa tektonik M3.0 mengguncang Kota Ambon pada pukul 21.27 WIT, Sabtu (17/8/2019).

Informasi tersebut didapat GoNews.co dari Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi, S.Kom.

"Hasil analisis BMKG menunjukan gempabumi ini memiliki kekuatan M=3.0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.74 LS dan 128.37 BT, atau tepatnya berlokasi di laut 23 km Timur Ambon pada kedalaman 10 km," ujarnya.

Dari penilitian lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal.

"Dampak gempabumi berdasarkan informasi dari masyarakat dirasakan di Ambon II MMI. Di daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh beberapa orang," tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Namun dapat kita pastikan, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.

Hingga pukul 21:37 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," imbaunya.

Dan yang terakhir, masyarakat diminta untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Yang terakhir, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," pungkasnya.***


wwwwww