Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
22 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
21 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
19 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi
Ilustrasi polusi udara: reuters.
Selasa, 20 Agustus 2019 21:58 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bambang Haryo S. mengungkapkan, polusi udara akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya terjadi di Jakarta.

"Bogor, juga ada kabut yang baunya sangit seperti bau (benda) terbakar. Surabaya dan Semarang juga begitu, tingkat polusinya sudah di ambang batas," kata Bambang melalui sambungan telepon kepada GoNews.co, Selasa (20/08/2019).

Padahal, kata Bambang, Surabaya termasuk kota yang udaranya cukup bagus di luar musim kemarau. "Tapi pada musim seperti sekarang ini (musim kemarau, red) dan terjadi kebakaran hutan (Sumatera dan Kalimantan), Surabaya pun terdampak,".

Sehingga, polusi udara yang tinggi di Jakarta dan kota-kota besar tersebut, tidak tepat jika disebut berasal dari polusi kendaraan bermotor. Mengingat, polusi udara tinggi terjadi beriringan dengan musim kemarau dan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang terletak di utara Jakarta.

"Memang ada polusi dari kendaraan, tapi jumlahnya tidak signifikan menjadi penyebab polusi tinggi saat ini," kata Bambang.

Sebelumnya, polusi udara di Jakarta menjadi sorotan publik. Pada Minggu (18/08/2019), berdasarkan data AirVisual hingga pukul 07.34 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat tidak sehat, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 157 pada konsentrasi parameter PM2.5 68 ug/m3.***


wwwwww