Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
23 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
23 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
23 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
23 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Yunan: Terlambat Menutup Celah

Yunan: Terlambat Menutup Celah
Selasa, 20 Agustus 2019 02:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - PS Barito Putera harus menelan kekalahan dari Arema FC pada pekan ke-15 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, Senin (19/8/2019) malam WIB. Pada laga di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur tersebut, Laskar Antasari kalah dengan skor 1-2 atas Arema.

Dua gol Arema FC dicetak oleh Hamka Hamzah dan Ricky Kayame. Sementara, Barito Putera menipiskan kekalahan melalui gol yang dicetak oleh Gavin Kwan di menit-menit akhir laga. 

"Selamat untuk Arema yang bisa petik poin penuh pada pertandingan malam ini," ucap pelatih Barito Putera, Yunan Helmi usai pertandingan.

Yunan Helmi menyebut para pemain Barito Putera sudah tampil cukup bagus. Dari segi ball possession, Rizky Pora dan kolega dinilai sudah bermain sesuai rencana tim. Tetapi, hasilnya memang belum maksimal.

"Saya pikir pertandingan cukup seru dan memang hasil akhir juga itu yang sebetulnya dicari," tandas asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Menurut Yunan Helmi, ada beberapa alasan mengapa Barito Putera bisa kalah. Pertama, Barito Putera cukup lemah dalam transisi dari menyerang ke bertahan. Hal ini memudahkan Arema FC ketika sedang menyerang.

"Ketika transisi dari menyerang ke bertahan agak sedikit terlambat menutup celah," kata Yunan Helmi.

Kedua, Yunan Helmi juga tidak memungkiri bahwa absennya Rafael Sivla membawa dampak bagi permainan Barito Putera. Meskipun, Barito sebenarnya juga sudah menyiapkan taktik dengan absennya pemain asal Brasil itu

"Dengan atau pun tanpa Rafael kita sudah merencanakan untuk pertandingan tersebut. Akan tetapi, mungkin keberuntungan belum dapat. Kalau tanpa Rafael, bisa iya dan bisa tidak," tutup Yunan Helmi. ***


wwwwww