Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
20 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
21 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
20 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
20 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  Kalimantan Timur

Satgas Karhutla Polri: Tersangka Karhutla Bertambah 179 Orang, di Riau 44 Orang

Satgas Karhutla Polri: Tersangka Karhutla Bertambah 179 Orang, di Riau 44 Orang
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Istimewa)
Jum'at, 13 September 2019 21:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Satgas Karhutla Polri telah menetapkan 179 orang tersangka Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, jumlah ini bertambah empat orang dari sebelumnya yakni 175.

Hal ini diungkapkan, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/9).

Ia mejelaskan, untuk di wilayah hukum Polda Riau ada Riau 44 tersangka, Sumsel 18 orang, Jambi 14, Kalimantan Selatan dua, Kalimantan Tengah 45 dan Kalimantan Barat 56 tersangka.

“Untuk tersangka korporasi di Riau ada satu, Kalimantan Tengah ada satu, dan Kalimantan Barat ada dua," jelas Dedi.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini mengatakan, sesuai perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, proses penyidikan kasus karhutla dengan tersangka koorporasi mendapat asistensi dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Penyidik Bareskrim juga turut membantu proses pembuktian unsur pidana yang diduga dilakukan empat korporasi.

"Untuk menuntaskan pembuktian menyangkut masalah korporasi. Selain itu juga melakukan proses penyidikan yang dilakukan polres jajaran untuk tersangka individu maupun korporasi," terang Dedi.

Brigjen Dedi merinci lokasi-lokasi yang masih terdapat kebakaran hutan dan lahan. Diantaranya Riau 502,755 hektare, Sumatera Selatan 7,79 hektare, Jambi 23,54 hektare, Kalimantan Tengan 338, 96 hektare, Kalimantan Barat 1.058,55 hektare.***


wwwwww